radarjember.id - Adapun doa yang dibaca Nabi Yunus ini adalah perantara yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengenai bacaan dan manfaat mengamalkannya bisa disimak di artikel ini.
Kisah Nabi Yunus yang ditelan ikan paus bisa dijadikan sebagai pelajaran yang berharga bagi umat manusia, terutama umat Islam ketika menghadapi berbagai cobaan atau musibah.
Kisah ini tentu sudah tidak asing lagi dan hingga kini masih dibahas dan diceritakan dari generasi ke generasi.
Nabi Yunus ditelan oleh ikan paus dan tinggal di dalam perutnya selama 40 hari.
Ketika berada dalam perut ikan, Nabi Yunus senantiasa membaca doa untuk lepas dari permasalahan yang sedang dihadapinya tersebut.
Berdoa dan memohon ampunan adalah satu-satunya perbuatan yang bisa dilakukan oleh Nabi Yunus pada saat itu.
Mengingat, perut ikan paus yang menelan Nabi Yunus tersebut sangat gelap dan sesak, sehingga beliau merasa kesulitan bernapas.
Adapun bacaan doa Nabi Yunus yang dapat diamalkan agar terbebas dari perasaan khawatir yakni sebagai berikut:
Laa ilaaha illa Anta, subhanaka innii kuntu minaz zalimim.
Artinya: “Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS Al-Anbiya’ 87).
Konsistensinya dalam berdoa bisa dijadikan sebagai contoh bagi umat Islam, apalagi ketika menghadapi situasi yang menakutkan dan mengancam keselamatan.
Nabi Yunus meminta ampunan dari Allah selama 40 hari tanpa henti dan berturut-turut.
Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan oleh Nabi Yunus dan membebaskannya dari perut ikan yang menelannya.
Editor : Radar Digital