Bukan Sekadar Penghitung Langkah, Ini Fitur Smartwatch yang Berguna untuk Olahraga

Redaksi Radar Jember • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:14 WIB
(Antara/HO Samsung)
(Antara/HO Samsung)

Radar Jember - Smartwatch kini tidak lagi hanya digunakan untuk melihat waktu atau menghitung jumlah langkah.

Perangkat wearable tersebut semakin banyak dimanfaatkan sebagai pendamping aktivitas fisik karena mampu merekam berbagai data selama olahraga.

Mulai dari detak jantung, durasi latihan, jarak tempuh, hingga rute melalui GPS, sejumlah fitur tersebut dapat membantu pengguna memahami aktivitas yang dilakukan dan memantau perkembangannya dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Rizky Ridho Resmi Dicoret, 3 Nama Baru Ini Langsung Dipanggil ke Timnas Indonesia!

Salah satu fitur yang paling berguna adalah pemantauan detak jantung. Data ini dapat memberikan gambaran mengenai respons tubuh ketika berolahraga dan membantu pengguna menyesuaikan intensitas latihan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa smartwatch mampu memberikan pengukuran detak jantung yang cukup baik dalam kondisi tertentu.

Namun, tingkat akurasinya dapat berbeda bergantung pada perangkat dan jenis aktivitas yang dilakukan.

Bagi pengguna yang gemar berjalan kaki, jogging, atau berlari di luar ruangan, GPS juga menjadi fitur yang patut diperhatikan. Fitur tersebut dapat membantu mencatat jarak, durasi, kecepatan atau pace, serta rute olahraga.

Baca Juga: AC Milan Sukses Amankan Diego Moreira, Langsung Jalani Tes Medis di Linate!

Dengan catatan tersebut, pengguna dapat membandingkan hasil latihan sebelumnya tanpa harus memperkirakan jarak secara manual.

Meski begitu, hasil pengukuran tetap merupakan estimasi perangkat dan sebaiknya tidak dianggap sebagai pengukuran profesional.

Selain itu, smartwatch dapat membantu pengguna memantau durasi dan intensitas latihan. Beberapa perangkat menyediakan mode olahraga yang memungkinkan aktivitas tertentu dicatat secara lebih spesifik.

Data tersebut berguna untuk melihat seberapa sering seseorang berolahraga dan bagaimana perkembangannya dari waktu ke waktu.

Penggunaan mode olahraga yang sesuai juga dapat membantu perangkat memberikan pembacaan yang lebih relevan, karena akurasi sejumlah sensor dapat berubah tergantung jenis aktivitas.

Fitur lain yang juga menarik adalah pemantauan tidur dan pemulihan. Bagi orang yang rutin berolahraga, kualitas istirahat menjadi bagian penting dari rutinitas karena latihan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga pemulihan tubuh.

Dengan melihat pola tidur dan aktivitas harian, pengguna dapat memperoleh gambaran umum mengenai kebiasaan mereka.

Namun, data dari smartwatch sebaiknya digunakan sebagai informasi pendukung, bukan sebagai alat diagnosis kesehatan.

Baca Juga: Rumor Lanjutan: Nicola Zalewski Belum Jadi Target Utama AC Milan

Meski menawarkan banyak kemudahan, pengguna tetap perlu tidak terlalu bergantung pada angka yang ditampilkan smartwatch. Salah satu contoh yang perlu diperhatikan adalah estimasi kalori atau pengeluaran energi.

Penelitian terbaru menemukan bahwa pengukuran detak jantung sejumlah smartwatch dapat cukup akurat, tetapi estimasi pengeluaran energi masih memiliki keterbatasan dan tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya.

Karena itu, smartwatch paling tepat digunakan sebagai alat bantu untuk mengenali pola aktivitas, menjaga konsistensi olahraga, dan mengevaluasi perkembangan latihan secara umum.

Penulis : Siti Roihani

Editor : Imron Hidayatullahh
smartwatch running GPS (Global Positioning System)