RADAR JEMBER - Kabupaten Banyuwangi, yang dijuluki sebagai "The Sunrise of Java", terus menjadi primadona pariwisata di Jawa Timur pada tahun 2026 ini.
Kabupaten ini menawarkan deretan pantai dengan karakter yang sangat beragam, mulai dari ombak kelas dunia hingga pantai tenang dengan pasir seputih kristal.
Berikut adalah rekomendasi pantai terindah di Banyuwangi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda:
1. Pantai Pulau Merah (Red Island)
Pantai ini tetap menjadi ikon utama Banyuwangi. Ciri khasnya adalah sebuah bukit kecil bertanah merah yang berada di dekat bibir pantai.
Daya Tarik: Sunset (matahari terbenam) di sini dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Jawa.
Aktivitas: Sangat cocok untuk peselancar pemula karena ombaknya yang tidak terlalu ekstrem namun konsisten.
2. Pantai Boom Marina
Terletak tidak jauh dari pusat kota, pantai ini telah bertransformasi menjadi kawasan marina modern namun tetap mempertahankan sisi eksotisnya.
Daya Tarik: Jembatan lintas (causeway) yang ikonik dengan latar belakang Selat Bali dan pegunungan.
Aktivitas: Menikmati kopi di tepi pantai sambil menunggu matahari terbit (sunrise).
3. Pantai Green Bay (Teluk Hijau)
Sesuai namanya, air laut di teluk ini berwarna hijau jernih karena pantulan vegetasi di sekitarnya. Pantai ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri.
Daya Tarik: Pasir putih halus dan air yang sangat tenang, memberikan kesan "pantai pribadi" yang tersembunyi.
Aktivitas: Berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai jauh dari keramaian.
4. Pantai G-Land (Plengkung)
Dikenal sebagai "The Seven Giant Waves", pantai ini adalah surga bagi para peselancar profesional dari seluruh dunia.
Daya Tarik: Memiliki gulungan ombak setinggi 4-6 meter dengan panjang hingga 2 kilometer.
Aktivitas: Berselancar atau melihat aksi para pro-surfer dari bibir pantai yang menantang.
5. Pantai Watudodol
Terletak di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang, pantai ini memiliki pemandangan langsung ke arah Pulau Bali.
Daya Tarik: Patung Gandrung yang ikonik dan akses mudah untuk menyeberang ke Pulau Tabuhan yang terkenal dengan air kristal dan aktivitas diving-nya.
Editor : M. Ainul Budi