Radar Jember – Di balik teksturnya yang lembut dan aroma yang manis, scented body lotion menyimpan peran besar dalam menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan perempuan.
Produk ini bukan sekadar pelembap, tapi bagian dari ritual personal yang membantu menurunkan stres, meningkatkan mood, bahkan memperbaiki kualitas tidur.
Aroma seperti vanilla, lavender, hingga rose mampu memicu hormon serotonin dan dopamin dalam otak, yang membuat tubuh lebih rileks.
Penggunaan lotion di pagi hari memberi efek semangat sebelum mulai aktivitas.
Sedangkan malam hari, ritual mengoleskan lotion dengan gerakan lambat bisa menjadi bentuk self-love yang terapeutik.
Menurut psikolog klinis, rutinitas menyentuh tubuh sendiri dengan kasih sayang—melalui hand body, adalah bentuk terapi sentuhan (touch therapy) yang sangat membantu pemulihan stres.
Merek lokal seperti Scarlett, WhiteLab, hingga Dew It mempopulerkan lotion dengan wangi kuat yang bertahan 8–10 jam, menghadirkan alternatif parfum dalam bentuk yang lebih terjangkau.
Lotion ini juga jadi simbol: perempuan berhak merasa wangi, dicintai, dan dihargai, bukan oleh siapa pun, tapi oleh dirinya sendiri terlebih dahulu.
Keharuman bukan cuma untuk yang ‘dilihat’, tapi untuk yang menjalani hari.
Dalam kehidupan yang serba cepat, 5 menit mengoles lotion bisa jadi bentuk perlambatan waktu dan koneksi ke diri sendiri.
Dan itulah kecantikan yang sesungguhnya: saat seorang perempuan merawat tubuhnya bukan karena ingin dilihat, tapi karena ia tahu tubuhnya layak dirawat.
Penulis: Shafa Azzahra
Editor : M. Ainul Budi