Bingung Mau Olah Daging Kurban? Ini Rekomendasi Menu Daging untuk Merayakan Idul Adha
Imron Hidayatullahh• Rabu, 28 Mei 2025 | 17:00 WIB
Ilustrasi menu olahan daging. (AI)
Radar Jember - Idul Adha Sebentar Lagi. Merayakan momen itu, tentu tak lengkap jika tak menyajikan hidangan khusus.
Apalagi jika mempunyai daging kurban.
Tentu bisa diolah dengan beragam cara dan resep.
Berikut enam pilihan menu yang bisa disajikan saat Idul Adha.
1. Rendang
Rendang adalah hidangan tradisional khas Minangkabau yang terkenal dengan cita rasanya yang kaya dan teksturnya yang lembut.
Proses memasak rendang membutuhkan kesabaran karena daging dimasak dalam suhu rendah selama berjam-jam dengan campuran rempah-rempah dan santan.
Proses ini membuat rendang memiliki cita rasa yang dalam dan kompleks.
Awalnya, rendang dimasak dalam waktu yang cukup lama hingga kuahnya mengering dan dagingnya menjadi hitam dan pekat.
Menariknya, jika dimasak dalam waktu yang lebih singkat, rendang disebut kalio.
Rendang juga dapat disimpan cukup lama.
2. Tongseng
Biasanya tongseng dibuat menggunakan daging kambing.
Meskipun juga tersedia variasi yang menggunakan daging sapi, domba, atau kerbau.
Kuahnya yang kental ini diberi tambahan sayuran, seperti kol, bawang putih, tomat, serta ditambah kecap manis untuk memberikan rasa yang lebih segar.
Proses memasaknya melibatkan teknik memasak daging di dalam kuah bumbunya hingga empuk dan bumbu meresap.
Di samping itu, tongseng sering disajikan sebagai menu Idul Adha bersama sate kambing.
Serta dianggap sebagai hidangan khas daerah Solo, Klaten, Yogyakarta, Magelang, dan sekitarnya.
2. Sate
Sate sering menjadi menu andalan banyak keluarga sebagai menu Idul Adha.
Daging yang umum digunakan untuk sate adalah daging kambing atau daging sapi.
Meskipun ada juga variasi sate lainnya seperti sate ayam atau sate kerang.
Proses memasak Sate ini memberikan cita rasa yang khas, terutama karena bumbu marinasi yang digunakan untuk merendam daging sebelum dipanggang.
Selain itu, sate disajikan dengan bumbu kacang yang terbuat dari kacang tanah yang dihaluskan, gula merah, garam, santan, dan bumbu lainnya yang memberikan rasa gurih dan manis pada hidangan ini.
3. Rawon
Siapa yang tak tahu rawon? Sup terenak di dunia yang berasal dari Jawa Timur.
Memiliki warna kuah yang gelap.
Keunikan dari rawon terletak pada warna gelapnya yang berasal dari keluak.
Di luar Indonesia, rawon sering disebut sebagai black soup karena warna kuahnya yang gelap.
4. Gulai Daging
Meskipun umumnya terbuat dari daging kambing ataupun sapi, gulai juga dapat ditemukan dari berbagai bahan, seperti daging ayam, ikan, atau sayuran seperti nangka muda dan daun singkong.
Asal-usul gulai berasal dari Sumatra, Indonesia.
Ciri khas gulai terletak pada kuahnya yang berwarna kuning karena berasal dari bumbu-bumbu seperti kunyit, ketumbar, lada, lengkuas, jahe, cabai merah, bawang merah, bawang putih, adas, pala, serai, kayu manis, dan jintan.
Dihaluskan dan dicampur dengan santan.
Gulai sering dianggap sebagai varian dari kari dan secara internasional dikenal sebagai kari ala Indonesia.
5. Oseng Daging
Dari sekian banyak menu Idul Adha, oseng daging adalah menu yang paling praktis dan mudah untuk dibuat.
Bawang putih, bawang merah, cabai, daun jeruk, dan kecap manis adalah beberapa bahan yang umum digunakan untuk membuat oseng daging.
Hidangan ini memiliki rasa yang gurih, pedas, dan sedikit manis, serta tekstur daging yang empuk dan bumbu yang meresap.
Proses memasaknya yang cepat dan mudah membuat oseng daging cocok untuk disajikan sebagai hidangan utama atau lauk pendamping saat berkumpul bersama keluarga dalam momen Idul Adha.