Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bisa Dibuat Sendiri, 5 Metode Manual Brew Ini Bikin Kamu Tetap Bisa Ngopi Kalcer ala Barista di Rumah

Imron Hidayatullahh • Selasa, 6 Mei 2025 | 13:30 WIB

ilustrasi alat manual brew. (freepik)
ilustrasi alat manual brew. (freepik)
 

Ingin tetap ngopi kalcer tapi mager ke coffee shop atau lagi saving? Kopi manual brew pilihannya.

Tak perlu alat espresso mahal, kamu tetap bisa bikin kopi nikmat.

Manual brew adalah metode menyeduh kopi tanpa menggunakan mesin.

Metode ini menawarkan pengalaman menyeduh kopi yang lebih personal.

Serta bisa menyesuaikan rasa kopi dengan selera.

Berikut 6 metode manual brew yang bisa kamu coba di rumah, agar pengalaman ngopimu tetap autentik.

  1. French Press

French press adalah salah satu teknik manual brew kopi yang paling populer.

Teknik ini dilakukan dengan cara ditekan, sehingga kopi dapat diekstrak dengan lebih efektif.

Untuk membuat kopi dengan French Press, kamu hanya perlu sebuah gelas khusus dengan bentuk yang panjang dan alat penutup di atasnya.

Caranya menyeduhnya yaitu dengan mendiamkan kopi 3-4 menit, lalu bagian atasnya ditekan hingga ampas kopi berada di dasar.

Dengan teknik ini kamu bisa membuat americano. Harga alat French press ini di toko oren mulai dari Rp. 23.000.

  1. Pour Over (V60)

Pour Over adalah teknik manual brew kopi yang menggunakan alat berupa corong berbentuk V yang memiliki kemiringan 60 derajat.

Teknik ini membutuhkan waktu yang lebih lama daripada French Press, tetapi hasilnya sangat sepadan. Baca Juga: Dari Pegunungan Ethiopia, Sejarah Kopi hingga Dikenal dan Diseduh di Seluruh Dunia

Kamu dapat menikmati kopi dengan rasa yang lebih autentik dan aroma yang lebih kuat.

Waktu yang dibutuhkan dalam menyeduh kopi dengan teknik manual brewing ini kurang lebih sekitar 1-3 menit.

Cara pembuatan adalah dengan meletakkan V60 di atas cangkir, taruh kopi pada V60 yang sudah dilapisi filter, lalu tuang air panas dengan gerakan memutar.

Gerakan memutar dibutuhkan agar rasa kopi teraduk sempurna.

Untuk membuatnya, kamu perlu menyiapkan V60 dripper yang harganya mulai dari Rp. 32.000.

Serta kertas filter dengan harga sekitar Rp. 20.000 per 100 lembar.

  1. Aeropress

Aeropress adalah teknik manual brew kopi yang lebih cocok bagi yang suka travelling.

Bahan yang digunakan tidak mudah pecah, mudah dibawa, dan disimpan di dalam ransel.

Teknik ini juga membutuhkan waktu yang lebih singkat daripada pour over, sehingga sangat cocok bagi yang memiliki waktu yang terbatas.

Cara pembuatan kopi dengan teknik aeropress, yaitu menekan kopi yang sudah diberi air panas sehingga tersaring dan tersaji ke dalam cangkir.

Beberapa pembuat kopi yang memilih menggunakan teknik ini, memiliki teknik yang berbeda-beda.

Alat untuk membuat kopi dengan teknik ini bisa dimiliki dengan harga di bawah Rp. 200.000.

  1. Cold Brew

Cold Brew adalah teknik manual brew kopi yang menggunakan air dingin untuk mengekstrak kopi.

Teknik ini membutuhkan waktu yang lebih lama daripada teknik lainnya, tetapi hasilnya sangat sepadan.

Kamu dapat menikmati kopi dengan rasa yang lebih autentik dan aroma yang lebih kuat.

Metode cold brew sangat sederhana, cukup merendam kopi yang sudah digiling ke dalam air suhu ruangan selama 8 hingga 12 jam, kemudian disaring.

Adapun grind size atau ukuran gilingan kopi yang digunakan, sebaiknya medium-fine.

Teksturnya mirip dengan gula pasir.

 Baca Juga: Kopi Khas Jember Warisan Rasa Nusantara dari Lereng Argopuro, Ada Kopi Nangka Hingga Kopi Rujak

Kamu dapat mencoba salah satu teknik ini di rumah.

Agar pengalaman ngopimu di rumah tetap autentik.

Selain itu, kamu juga bisa memahami lebih baik menu di sejumlah kafe dan coffee shop yang menawarkan kopi dengan berbagai metode seduh ini.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #kalcer #Kopi #Manual brew