Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Air Kelapa Tidak Baik bagi Penderita Gangguan Ginjal, KOK BISA? Ini Penjelasan Dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam Jember

Radar Digital • Rabu, 5 Juni 2024 | 22:00 WIB
NIKMAT: Kelapa hijau muda memang banyak digemari masyarakat karena memiliki banyak khasiat dan rasanya segar.
NIKMAT: Kelapa hijau muda memang banyak digemari masyarakat karena memiliki banyak khasiat dan rasanya segar.

KALIWATES, Radar Jember - Kelapa muda merupakan salah satu buah yang cukup banyak digemari.

Selain bermanfaat bagi kesehatan, airnya juga menyegarkan untuk dinikmati ketika cuaca panas.

Namun, secara medis buah itu tidak disarankan bagi penderita gagal ginjal, karena kandungan di dalamnya.

Dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam Jember, dr Agus Yudho Santosa SpPD FINASIM, menyampaikan, air kelapa merupakan minuman yang sehat dan aman bagi sebagian orang.

Namun, air kelapa mengandung kalium yang cukup tinggi, sehingga penderita ginjal kronis harus membatasinya.

Bahkan tidak disarankan untuk mengonsumsinya.

“Kalau kalium tinggi di kelapa dipaksakan masuk, nanti bisa konslet,” katanya.

Mengonsumsi air kelapa bagi penderita ginjal kronis dapat menyebabkan aritmia atau detak jantung yang tidak teratur, bisa terlalu cepat atau terlalu lambat.

Diketahui, heart rate (HR) dalam kondisi normal adalah 50 sampai 100 per menit. 

Ketika mengalami aritmia, maka impuls listrik dalam tubuh yang berfungsi mengatur detak jantung tidak bekerja dengan baik. Masalah ini sebenarnya tidak berbahaya.

Namun, jika terus dibiarkan, bisa berdampak fatal, termasuk kematian secara mendadak.

Selain itu, pria yang mendapatkan penghargaan sebagai dokter rumah sakit teladan 2023 lalu ini juga menyebut, selain air kelapa, penderita gangguan ginjal juga perlu membatasi konsumsi buah yang mengandung kalium tinggi. Seperti apel, jeruk, alpukat, pisang, hingga pepaya.

“Bisa tetap dikonsumsi, tapi dengan cara dan proses yang tepat,” katanya.

Untuk dapat mengonsumsi buah-buahan tersebut, hal yang perlu dilakukan adalah memotong kecil-kecil buah yang diinginkan.

Kemudian, direndam dalam air hangat selama dua jam. Lalu, buang air rendaman sebelum dicuci kembali dengan air mengalir.

“Pasien saya itu memang rata-rata suka yang segar-segar,” pungkasnya sembari tersenyum. (ham/c2/fid)

Editor : Radar Digital
#RS Siloam Jember #air kelapa awet muda #air kelapa