Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pastikan Produksi Takjil Higienis, Ini Tips Dari Kepala Dinas Kesehatan Jember

Radar Digital • Sabtu, 6 April 2024 | 02:00 WIB
Tradisi berburu takjil dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya
Tradisi berburu takjil dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya

SAAT berbuka puasa, biasanya sebelum mengonsumsi makanan berat, masyarakat akan mengonsumsi makanan ringan atau biasa disebut takjil terlebih dahulu. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, perlu dipastikan proses pembuatannya benar-benar higienis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Hendro Soelistijono menjelaskan, hal pertama yang perlu diperhatikan saat akan membuat takjil adalah memastikan tempat produksinya jauh dari limbah yang berpotensi terjadi pencemaran. Kemudian, proses pengolahannya dilakukan dengan benar. “Jangan menjual atau memberikan takjil yang sudah lebih dari empat jam,” katanya.

Untuk memastikan takjil dalam keadaan higienis, dia menegaskan makanan atau minuman harus tertutup. Agar terhindar dari kontaminasi debu, serangga, asap kendaraan, hingga droplet. “Wadah takjil harus dipastikan dalam kondisi higienis,” imbuhnya.

Jika wadahnya harus dicuci, maka harus menggunakan air mengalir dan sabun cuci. Sehingga tidak ada kuman atau virus yang menempel pada tempat tersebut. Selain itu, bahan tersebut juga harus dipastikan memenuhi tara pangan.

Para pedagang takjil juga diminta untuk menggunakan alat bantu. Seperti penjepit yang tidak berkarat hingga sarung tangan plastik yang bersih saat melayani pembeli. Mereka juga harus mencuci tangan terlebih dahulu, sehingga dipastikan dalam kondisi bersih dan higienis. “Pedagang takjil harus menggunakan pakaian yang bersih. Jika ada celemek, lebih baik dipakai,” tegasnya.

Saat Ramadan, penjual takjil dadakan memang banyak dijumpai di pinggir jalan. Biasanya mereka menjajakan berbagai macam produk olahan makanan dan minuman siap saji. Oleh sebab itu, masyarakat harus selektif dalam memilih agar bisa berbuka dengan lebih aman. (ham/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #Dinkes Jember