Pertandingan yang berlangsung di Stadion Semeru Lumajang itu sempat dihentikan pada menit ke-33. Hal tersebut terjadi karena ribuan penonton memaksa masuk, sehingga pintu stadion jebol dan penonton masuk ke pinggir lapangan. Penonton yang membeludak tak mampu dibendung masuk ke Stadion Semeru berkapasitas 15 ribu penonton yang telah penuh sejak laga final belum dimulai.
Pertandingan yang terhenti selama kurang lebih satu jam kembali dilanjutkan setelah pihak TNI-Polri dikerahkan untuk menggiring penonton keluar stadion.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengungkapkan bahwa membeludaknya penonton tidak dapat ditampung stadion yang berkapasitas 15 ribu penonton. Hal itu di luar perkiraan panitia pelaksana pertandingan.
"Ini stadion untuk kapasitas maksimal 15 ribu, lebih dari itu nggak cukup. Standarnya itu, waktu persiapan Porprov kemarin kita memang memaksimalkan kapasitas dasar untuk stadion ini layak nasional, bukan prioritas kapasitas,” ujarnya.
Hingga akhir pertandingan Tim Jember berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 atas Kabupaten Pasuruan. Namun usai pertandingan kericuhan kembali terjadi dengan aksi tawuran antara kedua suporter di luar stadion. Belum diketahui sebab terjadinya tawuran, namun diduga tawuran terjadi lantaran salah satu kubu suporter tidak terima dengan kekalahan timnya.
Polisi akhirnya membubarkan ribuan suporter yang masih berada di luar stadion dan mengamankan sejumlah pelaku tawuran. (*)
Editor : Yerri Arintoko Aji
Foto : tangkapan layar youtube Editor : Alvioniza