BACA JUGA : Tim Basket Jember Gulung Lumajang 84-48
Obor Porprov yang dibawa oleh atlet M Haikal Aziz Raharjo dengan tim kirab disambut Bupati Jember Hendy Siswanto dan masyarakat Jember di jantung Kabupaten Jember. Penyambutan mulai dilakukan di depan Masjid Al Huda, Jalan Gajah Mada.
Kirab api berjalan dengan rute sepanjang Jalan Sultan Agung menuju Kantor Bupati Jember. Pawai meriah didampingi dengan iringan musik Patrol, pertunjukan reog, dan ta butaan khas Jember. Antusiasme masyarakat sangat terlihat. Sejak sore, sebelum api tiba, mereka telah berbondong-bondong memadati alun-alun.
Berbagai komunitas turut mengawal kirab api Porprov dengan berjalan kaki. Pesta rakyat juga meramaikan gelaran menyongsong pembukaan Porprov ini. Semakin lengkap dengan panggung pentas budaya dan puluhan stan UMKM di tengah alun-alun.
Bupati Hendy menceritakan, api diambil dari Kawah Ijen yang terkenal dengan apinya yang tak kunjung padam. Ada makna tersirat dari itu. Harapannya juga terpancar kepada para atlet dalam kobaran semangat yang juga abadi. "Kesehatan, semangat, agar terus dijaga atlet," katanya, kemarin (23/6).
Didampingi Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini, Wabup Jember MB Firjaun Barlaman, dan atlet pembawa obor, Bupati Hendy menyulutkan api ke obor besar. Kobaran api menyala diiringi dengan kemeriahan kembang api serta kegembiraan warga. Decak kagum terlihat dari ribuan pasang mata masyarakat yang hadir. Api kemudian disemayamkan di dalam Kantor Bupati Jember dan akan dibawa ke JSG pada 25 Juni mendatang.
Bupati Hendy mengingatkan agar pada pembukaan Porprov hingga pelaksanaan selesai, semua ikut menjaga situasi kondusif. Menghindari pertikaian dalam bentuk apa pun dan menjunjung tinggi sportifitas. Warga Jember seluruhnya harus ramah kepada siapa saja, terutama kepada tamu yang datang ke Jember. "Mari kita kembalikan kejayaan Jember," serunya kepada masyarakat.
Sementara itu, Haikal mengungkapkan kegembiraannya menjadi pembawa api Porprov dalam kirab itu. Dia cukup terkejut akan bentuk apresiasi Bupati Hendy kepada atlet. "Baru kali ini ada Bupati Jember yang apresiasinya lebih tinggi pada bidang nonakademik," ucap eks atlet pencak silat dalam PON Papua itu.
Sementara itu, Wahyuni, warga asal Kencong, mengaku sengaja datang ke Alun-Alun Jember untuk menyaksikan obor Porprov. Menurutnya, Jember sekarang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. “Semoga Porprov ini semakin membuat Jember tambah maju, kunjungan wisatawan semakin banyak, dan semua penjual laris,” ulasnya. (mg8/c2/nur) Editor : Safitri