Radar Jember – Konsolidasi kepengurusan menjadi langkah awal yang ditempuh DPC PKB Jember untuk memperkuat mesin partai menjelang Pemilu 2029.
Namun, agenda tersebut tidak hanya berorientasi pada target elektoral. PKB ingin membangun wajah baru sebagai partai kader yang hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan advokasi dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan warga.
Ketua DPC PKB Jember M Ayub Junaidi mengatakan, keberadaan partai politik saat ini dituntut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Karena itu, PKB mulai mengarahkan seluruh struktur dan kader agar tidak hanya aktif saat momentum politik, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan pendampingan.
"PKB Jember menginginkan betul-betul menjadi partai advokasi. Di saat masyarakat membutuhkan, kita harus berada di tengah masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari persoalan mereka," katanya saat konsolidasi pengurus di Hotel Luminor, Kelurahan Tegal Besar, Kaliwates, kemarin.
Menurut Ayub, perubahan tersebut dibarengi dengan penguatan kaderisasi. PKB, kata dia, kini terus mencetak kader melalui sekolah perubahan dan pelatihan kader berjenjang. Sepanjang 2025, sekitar dua ribu kader baru telah mengikuti pelatihan kader pertama.
Mayoritas berasal dari kalangan muda dengan usia di bawah 35 tahun yang diproyeksikan menjadi calon pemimpin masa depan sekaligus memperkuat target perolehan 12 kursi DPRD Jember pada Pemilu 2029.
"PKB sudah berubah menjadi partai kader. Mereka inilah calon-calon pemimpin kita ke depan," tegasnya.
Ia menambahkan, regenerasi juga menjadi fokus dalam penyusunan kepengurusan baru. Menurutnya, komposisi pengurus harus semakin banyak diisi anak muda agar partai mampu menjawab perubahan zaman, termasuk memahami karakter generasi muda yang mendominasi pemilih.
Sementara itu, perwakilan DPW PKB Jawa Timur Nur Faizin menjelaskan, konsolidasi serupa dilakukan secara serentak di seluruh Jawa Timur.
Tahun ini, fokus partai adalah menuntaskan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat anak cabang maupun ranting sebagai fondasi menghadapi Pemilu 2029.
"Di tahun ini kami fokus penataan struktur sampai tingkat ranting. Agustus dilaksanakan musancab serentak, kemudian September pembentukan anak ranting sehingga seluruh proses organisasi ditargetkan selesai," jelasnya.
Faizin menegaskan, konsolidasi tersebut menjadi bagian dari target besar PKB Jawa Timur untuk kembali menjadi kekuatan utama pada Pemilu 2029.
Jember pun masuk dalam daerah yang diproyeksikan bangkit di bawah kepengurusan baru. "Kami di DPW Jawa Timur memastikan tahun 2029 menghijaukan Jawa Timur," pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh