RADAR JEMBER - Ketua DPRD Jember Ahmad Halim sekaligus ketua DPC Gerindra Jember menyebut bahwa Achmad Syahri belum pernah ditempa pendidikan kaderirasi di Hambalang sebagaimana kader-kader partai lainnya.
Halim juga mengaku siap mengevaluasi tindakan ceroboh Achmad Syahri itu yang menjatuhkan marwah DPRD Jember di mata publik.
Baca Juga: UPDATE! Achmad Syahri Anggota Dewan yang Sibuk Main Game dan Merokok Saat RDP Terancam Dipecat?
Terlebih sikap dan tindakan Syahri dinilai tak pantas ketika memperjuangkan nasib masyarakat di ruang rapat.
Fraksi Gerindra juga akan memproses Syahri melalui mekanisme partai. Halim yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Jember menegaskan pihaknya akan memanggil Syahri untuk klarifikasi dan evaluasi internal.
“Beliau anggota baru di fraksi kami dan belum pernah mengikuti pendidikan kaderisasi di Hambalang. Karena itu akan kami panggil untuk klarifikasi. Minimal harus ada permintaan maaf, dan ini menjadi catatan bagi partai,” tegasnya.
Ia juga menegaskan, lembaganya tidak akan menoleransi tindakan yang dinilai melanggar disiplin tersebut. Menurutnya, pimpinan dewan telah mengambil langkah awal dengan memberikan teguran dan menyerahkan proses selanjutnya kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD.
“Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf. Ini akan kami proses karena menyangkut etika lembaga DPRD. Yang bersangkutan akan kami tegur karena tidak menerapkan kedisiplinan dan etika saat berada di ruang rapat,” katanya, kemarin.
Editor : M. Ainul Budi