RADAR JEMBER - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka mengumumkan kebijakan bebas visa bersama untuk warga Afrika Selatan yang masuk ke Indonesia.
Hal itu ia sampaikan dalam Indonesia-Afrika CEO Forum di Johannesburg, Afrika Selatan, pada Sabtu, 22 November 2025.
Dalam forum internasional tersebut, Gibran tidak hanya hadir mewakili Presiden RI, Prabowo Subianto, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para delegasi.
Terlihat, ia berjalan mengelilingi ruangan konferensi yang berbentuk huruf U sambil menyalami satu per satu peserta dalam kegiatan tersebut.
Momen Gibran Keliling Ruangan dan Sapa Delegasi
Mengenakan jas gelap, dasi biru muda, dan peci hitam, Gibran menyapa para delegasi dari Afrika Selatan sebelum meninggalkan ruangan acara.
Gibran sempat tampak berbincang dengan President of the South African Chamber of Commerce and Industry, Mtho Xulu, dan perwakilan lainnya.
Wapres RI itu kemudian menghampiri barisan delegasi di sisi kiri ruangan. Sambil bersalaman, ia berbicara singkat menggunakan bahasa Inggris.
"Ya ini pertama kali saya ke Afrika Selatan," ketika berbicara dengan seorang delegasi.
Pada momen lain, Gibran juga memperkenalkan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto kepada salah satu peserta forum.
Setelah mengenalkan Menko Airlangga, ia kembali melanjutkan menyapa delegasi lain yang menunggunya.
Tak hanya sebagai tamu dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga menyampaikan pidatonya di hadapan para petinggi CEO Forum RI-Afrika di Johannesburg, dengan menggunakan Bahasa Inggris.
Berikut ini poin-poin pidato yang disampaikan Wapres Gibran dalam kunjungan tersebut.
Geliat RI Perluas Investasi
Dalam pidatonya, Gibran menegaskan, Indonesia berkomitmen memperluas investasi luar negeri di Afrika Selatan, terutama di sektor pertanian dan energi.
Wapres RI itu menilai, Afrika Selatan adalah mitra strategis sekaligus pintu gerbang bagi ekspansi Indonesia ke pasar Afrika.
"Indonesia, menawarkan sumber daya manusia, kapasitas industri, teknologi, hingga jaringan manufaktur yang dapat diakses oleh mitra di Afrika," tutur Gibran.
Apresiasi MoU dan Optimisme Masa Depan
Pada kesempatan yang sama, Gibran mengapresiasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait industri strategis.
Ia menyampaikan bahwa Indonesia siap memperkuat kolaborasi dengan Afrika sebagai mitra masa depan.
"Kami terbuka untuk membantu Anda semua karena Afrika adalah benua yang akan menentukan masa depan," tutur Gibran.
"Afrika berkembang sangat pesat dan penuh potensi. Afrika adalah masa depan dan Indonesia ingin membangun masa depan itu bersama Afrika," sambungnya.
Kebijakan Bebas Visa RI dan Afrika Selatan
Di sisi lain, Gibran juga menyoroti penguatan hubungan RI dengan Afrika Selatan.
Wapres RI mengatakan, kebijakan bebas visa sebagai hasil konkret pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Afrika Selatan, Matamela Cyril Ramaphosa di Jakarta pada Oktober 2025 lalu.
"Kunjungan Presiden Ramaphosa beberapa minggu lalu ke Indonesia mencerminkan kerja sama yang erat antara kedua negara," terang Gibran.
"Kedua Presiden sepakat untuk bebas visa masuk, jadi saya pikir ini kabar baik bagi Anda semua, tidak ada lagi visa," tambahnya.
Pernyataan itu disambut tepuk tangan meriah dari para pengusaha di Afrika Selatan.
Prabowo Dorong Implementasi Bebas Visa
Sebelumnya, Presiden Prabowo pernah menyampaikan dalam pernyataan pers bersama Presiden Ramaphosa pada Oktober 2025 lalu.
Saat itu, Prabowo sempat menegaskan pentingnya mempercepat implementasi berbagai perjanjian kerja sama dengan Afrika Selatan.
Editor : M. Ainul Budi