Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Momen Candaan HP Menteri Keuangan dan Sekjen Kemenkeu Jadi Sorotan Warganet

Redaksi Radar Jember • Selasa, 28 Oktober 2025 | 04:50 WIB
Menkeu Purbaya mengungkapkan pencapaian dan hal yang harus diperbaiki dalam setahun pemerintahan Prabowo-Gibran. (Instagram/menkeuri)
Menkeu Purbaya mengungkapkan pencapaian dan hal yang harus diperbaiki dalam setahun pemerintahan Prabowo-Gibran. (Instagram/menkeuri)

RADAR JEMBER - Momen ringan antara Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mendadak menjadi perbincangan publik.

Hal ini terjadi setelah keduanya tertangkap kamera saling membandingkan ponsel masing-masing sebelum sesi media briefing di kantor Kemenkeu, Jumat (24/10).

Kejadian bermula saat Purbaya hendak membaca data yang ditampilkan di layar besar di belakangnya.

Melihat hal itu, Heru Pambudi spontan menyodorkan ponselnya agar sang menteri bisa melihat data tersebut dengan lebih jelas.

Namun, bukannya langsung fokus pada data, Purbaya justru memperhatikan ponsel bawahannya itu dengan ekspresi penasaran.

“Handphone lu bagus, lebih gede,” ujar Purbaya sambil tersenyum.

Momen tersebut berlanjut dengan candaan ringan saat Purbaya menyandingkan ponsel miliknya dengan ponsel Heru.

“Layarnya gede nih,” celetuknya, disambut tawa hadirin.

Rekaman singkat peristiwa itu kemudian beredar luas di media sosial dan langsung menjadi bahan perbincangan. Warganet ramai menyoroti perbedaan tipe serta harga HP dua pejabat Kemenkeu tersebut.

Dari informasi yang beredar, Heru Pambudi diketahui menggunakan Samsung Z Fold 7, ponsel lipat kelas premium yang dibanderol sekitar Rp35 juta.

Sementara Purbaya tampak menggunakan iPhone 14 Pro atau iPhone 15 Pro dengan kisaran harga Rp21 juta.

Di luar momen santai itu, dalam sesi media briefing tersebut, Purbaya memaparkan perkembangan terbaru terkait sistem keamanan Coretax dan laporan publik melalui kanal “Lapor Pak Purbaya.”

Ia menjelaskan bahwa sistem Coretax masih menghadapi sejumlah kendala teknis pada tiga lapisan utama mulai dari programming layer, middle layer, hingga upper layer.

Menurutnya, permasalahan yang muncul meliputi gangguan koneksi, manajemen session yang belum stabil, serta kode pemrograman yang masih perlu dioptimalkan. Perbaikan dilakukan bersama pengembang asal Korea Selatan, LG CNS, dan ditargetkan rampung pada awal 2025.

Selain itu, Purbaya juga menyampaikan bahwa layanan “Lapor Pak Purbaya” telah menerima 28.390 laporan masyarakat, di mana lebih dari 14 ribu laporan telah diverifikasi.

Dari jumlah itu, 437 laporan telah diteruskan ke Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk ditindaklanjuti.

Penulis : Ahmad Hendi Apriliyanto.

Editor : M. Ainul Budi
#menteri keuangan #warganet #Purbaya #Coretax #menkeu #iPhone #bea cukai #Kemenkeu