Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Update Pilkada Jember - Hendy Siapkan Revitalisasi, Fawait Ingin Benahi Manajemen, Komitmen Pengembangan Infrastruktur Pasar

Radar Digital • Senin, 11 November 2024 | 22:23 WIB

 

Photo
Photo
 

PATRANG, Radar Jember - Masing-masing pasangan cabup/cawabup yang akan maju di Pilbup Jember 2024 ini memiliki komitmen terhadap pengembangan infrastruktur publik. Khususnya terkait pengembangan pasar tradisional di Jember. Baik kubu petahana, paslon 1 Hendy Siswanto–Muh Balya Firjaun Barlaman, maupun kubu penantang, paslon 2 Muhammad Fawait-Djoko Susanto, sama-sama mengaku telah menyiapkan kebijakan khusus terkait pengembangan pasar tradisional di Jember, jika nanti terpilih. Hal itu ditegaskan masing-masing paslon saat mengikuti debat publik kedua, di Ballroom Edelweiss, Cempaka Hill Hotel, Gebang, Patrang, Jember, Sabtu malam (9/11).

Saat mendapatkan kesempatan memberikan keterangan pers pertama, Fawait menegaskan komitmennya terhadap pasar tradisional di Jember. "Untuk pasar, kami punya komitmen yang jelas, bahwa selama lima tahun ini tidak ada pembangunan pasar fisik," sindirnya kepada wartawan seusai debat.

Menurut Fawait, selama ini kepedulian pemerintah terhadap pengembangan pasar sangat minim. Ia juga mengaku mendengar kabar bahwa retribusi pasar telah naik. Namun, tidak diimbangi dengan perbaikan manajemen pasar dan keberpihakan kepada pedagang. "Retribusi pasar justru naik seratus sampai dua ratus persen. Itu tidak ada keberpihakan kepada pedagang tradisional. Karena itu, saya dan Pak Djoko punya komitmen pasar-pasar tradisional harus dibikin lebih baik lagi, baik fisiknya maupun retribusinya, dan manajemennya," imbuh Fawait.

Sementara itu, bagi kubu petahana, Hendy berpendapat, selama kepemimpinannya bersama Gus Firjaun, 3 tahun dipotong 1 tahun masa Covid-19 kemarin, belum optimal menyentuh pengembangan pasar. "Persoalan pasar, tiga tahun tidak cukup. Kita sudah dipotong Covid-19 satu tahun, tinggal dua tahun. Dan, keuangan kita juga harus terukur. Jangan sampai keuangan kita loss, karena infrastruktur yang lain juga butuh perbaikan," urai Hendy.

Meski begitu, Hendy menegaskan bahwa ia bersama Gus Firjaun telah menyiapkan sejumlah terobosan untuk pengembangan pasar tradisional di Jember. Bahkan inovasi yang dimaksudkan itu sudah disiapkan sejak setahun terakhir. "Dua tahun ini kami telah siapkan desain untuk pasar, visibility-nya, yang nantinya akan dilakukan revitalisasi, untuk pasar se-Kabupaten Jember," pungkas Hendy. (mau/c2/nur)

 

Editor : Radar Digital
#fawait #Jember #Hendy Siswanto