Sumbersari, Radar Jember - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah, menargetkan perolehan suara yang cukup gemuk di Kabupaten Jember, saat Pikada serentak 2024 ini.
Hal itu disampaikan Luluk dalam kesempatan bertemu dengan ratusan relawan dan pendukungnya, di Pondok Pesantren Nuris Antirogo, Jember, pada Minggu petang (20/10).
Dalam lawatannya di pesantren itu, Cagub 01 yang berpasangan dengan Lukmanul Hakim ini, menyebut provinsi Jawa Timur merupakan daerah yang cukup besar dengan segala potensinya. Namun permasalahan akut selama ini juga disebutnya besar.
"Kita di Jawa Timur memiliki jumlah lembaga SMK sekitar 1.500-an dan SMA, sekitar 1.000 lebih sedikit, tetapi angka pengangguran yang disumbangkan oleh lulusan SMK sangat besar," kata Luluk, saat berorasi.
Tak hanya menyinggung soal pengangguran, politikus PKB ini juga mengungkapkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi alam yang sangat melimpah. Termasuk salah satunya di Kabupaten Jember.
Menurut dia, kota berpenduduk sekitar 2,6 juta jiwa ini memiliki potensi kekayaan alam di sektor pertanian, perkebunan dan kelautan yang melimpah. Namun selama ini kurang begitu disentuh dan terkesan dibiarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
"Karena itu, butuh percepatan, dan kami siap untuk mendukung percepatan. Mulai peningkatan ekonomi, penurunan stunting, hingga soal kesenjangan sosial dan pendidikan," paparnya, kepada wartawan.
Berbagai masalah yang menyelimuti Jawa Timur dan Jember ini, kata Luluk, dibutuhkan kehadiran atau intervensi dari pemerintah. Jika diamanati sebagai orang nomor satu di Jawa Timur kelak, Luluk memastikan akan melakukan sejumlah program percepatan.
Diantaranya, hilirisasi sektor pertanian, kelautan dan perkebunan, agar bisa lebih produktif. "Kami siap bersama masyarakat Jember. Kami berharap di Jember memperoleh kemenangan setidaknya 55 persen pemilih," imbuh mantan anggota DPR RI Fraksi PKB di Dapil Jateng IV ini.
Luluk merupakan salah satu dari tiga Srikandi Jawa Timur yang akan bertarung pada Pilgub 2024 ini. Bersama pasangannya Lukman, ia akan melawan kubu petahana Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak dan kubu penantang Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta.
Karena itu, ia cukup percaya diri duetnya bersama Lukman akan memperoleh suara dominan di Kabupaten Jember. Terlebih, PKB hari ini sedang dalam tren yang cukup positif, dengan memperoleh 8 kursi DPRD Jember pada Pileg 2024 kemarin.
"Sambung semangat, sambung silaturahmi. Mudah-mudahan Gubernurnya jadi. Ini adalah satu tekat. Kami tidak mau dianggap ecek-ecek, dianggap kacang-kacangan. Karena PKB partai pemenang di Pileg 2024 Jawa Timur. Mudah-mudahan rakyat Jember menyadari pentingnya kepemimpinan baru di Jawa Timur. Insyaallah akan selalu ngurusi dan ngopeni Kabupaten Jember," pungkas Luluk. (mau/bud)
Editor : Radar Digital