BARATAN, Radar Jember - Pengumuman pengusungan bakal calon bupati dan wakil bupati Jember, Hendy Siswanto dan MB Firjaun Barlaman, telah dilangsungkan di Kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jember.
Kemarin, pasangan petahana ini mendeklarasikannya secara terbuka di Sevendream City, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Pada pilkada nanti, keduanya optimistis menang mutlak meski hanya diusung PDIP.
Dengan deklarasi dan sosialisasi pemenangan itu, PDIP menjadi satu-satunya parpol yang mengusung Hendy-Firjaun dalam kontestasi politik tahun ini.
Setelah wacana lawan kotak kosong gagal dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi.
Bacabup Hendy mengungkapkan. doanya terjawab melalui putusan MK Nomor 60, setelah sebelumnya hampir kehabisan tiket maju pilkada.
Menurutnya, pilkada tanpa kotak kosong membuat demokrasi semakin bermartabat.
“Saya ulang sekali lagi, terburu-buru jemawa ternyata kotaknya ada gambar bantengnya,” kelakarnya, mengekspresikan kebahagiaan setelah diusung PDIP.
Dia mengaku percaya diri melenggang bersama satu parpol. “Secara kasat mata saat ini Hendy dan Firjaun hanya dengan PDIP. Tapi, sejatinya kami bersama-sama masyarakat Jember. Perjuangan kita digerakkan rakyat, didukung rakyat, dan semua karena rakyat,” papar pria yang baru saja bergabung menjadi kader parpol berlambang banteng itu.
Senada, Gus Firjaun mengaku resah dengan santernya wacana kotak kosong pada pilkada tahun ini. Karena itu, dia semakin mantap kembali maju sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Hendy melalui PDIP.
“Ibarat kereta api, trayek sudah jelas, jika dibel diingatkan gak mau minggir, halangan di rel kereta akan kita tabrak,” tuturnya.
Dia mengutarakan sudah mendapatkan restu dari para kiai untuk maju dua periode. Termasuk mendapatkan pernyataan dukungan dari sejumlah kader parpol lain di balik layar. “Silakan yang di elite beda, tapi di bawah kita bergerak karena rakyat. Cinta adalah anugerah Allah, tapi kalau rakyat ini adalah tanggung jawab kita,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Jember Arif Wibowo mengatakan, pengusungan petahana itu merupakan amanah langsung dari Ketua DPP PDIP Megawati Soekarno Putri. Dia menyebut, dukungan tersebut sekaligus sebagai upaya menegakkan konstitusi, UUD 1945, dan menjaga martabat demokrasi.
“Keputusan ini tentu dengan pemikiran matang yang panjang, termasuk bertemu dan diskusi dengan pengurus partai,” bebernya.
Dijelaskan, PDIP menemukan kecocokan visi dengan Hendy-Firjaun setelah melaksanakan diskusi panjang. Anti-kemiskinan dan kebodohan disinggung sebagai visi utama yang harus dilaksanakan petahana apabila terpilih kembali.
Sadar tak memiliki parpol koalisi, Arif menyatakan berani dan tak gentar melawan 15 parpol. Dia bahkan menyampaikan kepada para kader bahwa memenangkan Hendy-Firjaun hukumnya wajib. “Kita berdaulat tegak berdiri sanggup memenangkan pertempuran meski sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, PDIP Jember akan menggelar konsolidasi dengan seluruh wilayah hingga ranting dalam upaya membentuk tim pemenangan. Waktu 15 hari untuk kampanye, tambahnya, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyosialisasikan dukungan bagi petahana kepada seluruh warga Jember. Pengawalan hingga hari-H juga akan disiapkan dengan membuat pelatihan bagi calon-calon saksi di TPS. “Menggerakkan seluruh struktur partai untuk mengawal suara,” terangnya. (sil/c2/nur)
Editor : Radar Digital