BACA JUGA : Imbauan BMKG, Potensi Hujan Lebat Terjadi di Beberapa Wilayah di Indonesia
"Situbondo dan Banyuwangi itu yang masih jauh. Kalau untuk Jember lumayan (kuota perempuannya, Red)" katanya ketika dikonfirmasi Senin petang (12/6).
Ia menjelaskan, khusus untuk pendaftar anggota Bawaslu di Jember, sampai update terakhir (7/6) berjumlah total 48 pendaftar. Dengan perincian 35 laki-laki, dan 13 sisanya merupakan perempuan.
Meski kebutuhan di tiap-tiap kabupaten sebanyak 40 pendaftar, namun dengan jumlah tersebut, kuota perempuan untuk pendaftar anggota Bawaslu Kabupaten Jember baru mencapai 27 persen. Artinya, kurang sekitar 5 pendaftar perempuan lagi untuk bisa mencukupi sampai 30 persen.
Denny mengaku, selama ini pihaknya telah gencar menyosialisasikan ke publik terkait seleksi anggota Bawaslu itu. "Sejauh ini kami masih menyosialisasikan melalui media-media Bawaslu. Kalau melihat waktu juga mepet. Semoga 30 persen ini bisa segera terpenuhi," katanya.
Denny juga mengutarakan bahwa perpanjangan waktu pendaftaran itu bukan berlaku se-Jawa Timur saja. Namun, serentak diberlakukan untuk seluruh seleksi anggota Bawaslu di Indonesia, yang baru dirilis Minggu (11/6).
Ia memperkirakan, jika sampai batas akhir masa perpanjangan kuota perempuan tak kunjung terpenuhi, besar kemungkinan timsel tidak akan membuka perpanjangan lagi. "Jika sampai batas akhir waktu perpanjangan nanti belum juga terpenuhi, kemungkinan sudah tidak ada perpanjangan lagi. terlebih waktunya juga mepet," imbuh dosen FIB Universitas Jember itu. (mau/c2/nur) Editor : Safitri