Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Hanya PKB, Partai Gerindra Jember Juga Bidik Suara Nahdliyin

Radar Digital • Minggu, 14 Mei 2023 | 03:37 WIB
BERTANDANG KE KPU: Ketua DPC Partai Gerindra Jember Ahmad Halim, seusai mendaftarkan bacalegnya ke Kantor KPU Jember, Sabtu (13/5) sore. (Maulana/Radar Jember)
BERTANDANG KE KPU: Ketua DPC Partai Gerindra Jember Ahmad Halim, seusai mendaftarkan bacalegnya ke Kantor KPU Jember, Sabtu (13/5) sore. (Maulana/Radar Jember)
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Memasuki hari ke-13 masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk DPRD Jember, Partai Gerindra Jember juga turut mendaftarkan bacaleg mereka ke Kantor KPU Jember, Sabtu (13/5) sore.

Kedatangan rombongan Partai Gerindra ke KPU menyertakan genap dengan 50 bacaleg mereka. "Partai Gerindra Jember mendaftarkan lengkap 50 bacaleg ke KPU Jember hari ini," kata Ahmad Halim, Ketua DPC Partai Gerindra Jember.

BACA JUGA: Berangkat dengan Restu NU, PKB Jember Berambisi Hattrick Menang 12 Kursi

Halim membeberkan, komposisi dari 50 Bacaleg Gerindra Jember itu di antaranya, tujuh orang petahana yang kini duduk di DPRD Jember. Selain itu, juga ada 43 tambahan baru yang berlatar belakang tokoh masyarakat, milenial, dan termasuk berlatar belakang santri dan pondok pesantren. "Kami memang mengakomodir semua yang berpotensi," katanya.

Selain itu, ada pemandangan yang mencolok saat DPC Gerindra Jember memboyong rombongannya ke KPU. Mereka juga melibatkan kalangan milenial yang berlatar belakang selebgram.

Halim menyebut, alasannya melibatkan bacaleg milenial karena dinilai pada Pemilu 2024 nanti kaum milenial sangat diperlukan. Dan keberadaan mereka dipertimbangkan oleh mayoritas parpol. Termasuk oleh parpol besutan Prabowo Subianto ini.

Bahkan, Halim meyakini, tidak hanya saat momen pemilu saja, pada setiap kontestasi politik seperti pilpres maupun pilkada, suara kaum milenial juga menjadi buruan setiap parpol. "Kami menggandeng milenial ini dengan harapan kaum pemilih muda bisa menjatuhkan pilihannya kepada Partai Gerindra," ujar Halim.

Berbicara soal strategi pemenangan, Halim menyebut, semua parpol menurutnya menghendaki bisa memperoleh suara sebesar-besarnya. "Sama. Target kami menang dengan berapapun jumlah kursinya. Harus menang," kata pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jember ini.

Karenanya, lanjut Halim, dalam komposisi kepengurusan maupun komposisi bacaleg, semua elemen ia libatkan. Termasuk elemen masyarakat dari kalangan nahdliyin yang merupakan mayoritas di Jember.

"Kami paham di Jember ini hampir mayoritas warga nahdliyin. Jadi otomatis hampir semua bacaleg maupun pengurus kami, berbasis orang-orang nahdliyyin. Bahkan, ketua dewan penasehat kami adalah salah satu Syuriah PCNU Jember," imbuh Halim.

Meski ada tren suara warga nahdliyyin dominan mengalir ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), namun Halim meyakini, suara warga nahdliyyin Jember tetap bisa dominan ia raih. "Saya alumni PKB, teman-teman (pengurus dan Bacaleg Gerindra, Red) juga ada yang alumni PKB. Mau tidak mau, PKB kami anggap sebagai kakak asuh," aku Halim.

Untuk diketahui, memasuki hari ke-13 masa pendaftaran bacaleg ini, Partai Gerindra Jember menjadi parpol ke-10 yang mendaftarkan bacalegnya. Sebelumnya, sudah ada Partai Hanura, PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Perindo, PKS, PAN, PPP, PBB, dan PKB. (*)

Reporter: Maulana

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital
#Jember #Pemilu 2024