BACA JUGA : Terlindas Truk Fuso, Pengendara Motor Sport di Palembang Tewas
Pria yang juga Wakil Ketua MPR RI itu menilai, tugas partai sama halnya dengan tugas kepala daerah, sebagai sarana dan alat perjuangan. Karenanya, ia meminta bupati terus mendukung Gerindra ke depannya. "Eksistensi kami memberi optimisme bahwa di tangan Gerindra, di tangan Pak Bupati, Jember bisa lebih baik daripada hari ini," katanya.
Partai Gerindra di Jember memiliki tren yang cukup positif. Pada putaran pemilu sebelumnya, Gerindra Jember sukses menduduki 9 kursi di Gedung Parlemen Jember. Namun, pada Pemilu 2019, baru bisa menduduki 7 kursi. Gerindra juga merupakan salah satu partai pengusung pemerintahan hari ini. "Kami bisa berdiri di sini (menjadi bupati, Red), salah satunya karena Partai Gerindra. Pada saat pencalonan bupati, kami direkomendasikan Partai Gerindra," kata Bupati Jember Hendy Siswanto kala itu.
Hendy juga mengaku pada saat Pilpres 2019, ia salah satu dari tim pemenangan Paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Karenanya, begitu DPC Partai Gerindra Jember yang diketuai Ahmad Halim memberikan rekomendasi untuk maju mencalonkan bupati, Hendy merasa sangat terbantu. Termasuk ketika Sekjen DPP Gerindra mengunjunginya, hal itu dinilai menjadi spirit dan keberkahan. "Mudah-mudahan pada 2024, Partai Gerindra seratus persen merekom saya," harapnya.
DPC Partai Gerindra Jember melalui salah satu pengurusnya, Siswono, menilai pertemuan tersebut merupakan salah satu bumbu dari dinamika politik. Namun, Siswono memastikan, DPC menghendaki ketokohan Prabowo Subianto terus tumbuh, hingga bisa merebut palu sidang gedung dewan, dan menjadi pemenang. "Segala kemungkinan memang bisa saja terjadi. Termasuk soal rekomendasi itu," tukas pria yang mengetuai Komisi B DPRD Jember itu. (mau/c2/bud) Editor : Safitri