Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Perlu Waktu Kembalikan Kesuburan Tanah

Safitri • Rabu, 10 Mei 2023 | 19:14 WIB
ilustrasi
ilustrasi
SUMBERSARI, Radar Jember – Perencanaan go organic di Jember sebenarnya sempat akan dilakukan. Tetapi, sampai sekarang hanya sebagian petani yang masih melakukan secara konsisten. Padahal dampak buruk dari Revolusi Hijau yang dimulai sejak tahun 1950-an cukup terasa. Revolusi Hijau adalah sebuah upaya reformasi sistem pertanian secara global. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas pangan dengan cara mengubah pertanian tradisional menjadi pertanian modern.

BACA JUGA : Tambahan Enam Emas Indonesia Tergelincir ke Urutan Empat SEA Games 2023

Sementara itu, dalam jangka menengah, kondisi lahan pertanian di Jember akan berimplikasi terhadap penurunan produktivitas lahan. Pada akhirnya akan merapuhkan ketahanan dan kedaulatan pangan. Jika kondisi itu dibiarkan terus-menerus dengan penggunaan pupuk kimia, maka tidak banyak ruang dan waktu untuk memperbaiki kondisi struktur tanah.

Syamsul Hadi, dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember, memberikan komentar terkait hal itu. “Konsep pertanian berkelanjutan ini memiliki tiga pilar strategis, yaitu sustainable secara ekologis, ekonomis, dan sosial. Ketiga pilar ini yang seharusnya bisa diaplikasikan di pertanian yang ada di Jember. Jangan hanya salah satu saja yang menjadi fokus,” jelas dia.

Syamsul menambahkan, sementara itu dalam upaya mengembalikan tingkat kesuburan tanah memang memerlukan waktu cukup lama. “Tetapi hal itu bisa terwujud jika seluruh stakeholder yang ada di Jember memiliki konsistensi yang tinggi untuk mewujudkannya,” pungkasnya. (cad/c2/bud)

  Editor : Safitri
#Jember