BACA JUGA : Tambahan Enam Emas Indonesia Tergelincir ke Urutan Empat SEA Games 2023
Sementara itu, dalam jangka menengah, kondisi lahan pertanian di Jember akan berimplikasi terhadap penurunan produktivitas lahan. Pada akhirnya akan merapuhkan ketahanan dan kedaulatan pangan. Jika kondisi itu dibiarkan terus-menerus dengan penggunaan pupuk kimia, maka tidak banyak ruang dan waktu untuk memperbaiki kondisi struktur tanah.
Syamsul Hadi, dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember, memberikan komentar terkait hal itu. “Konsep pertanian berkelanjutan ini memiliki tiga pilar strategis, yaitu sustainable secara ekologis, ekonomis, dan sosial. Ketiga pilar ini yang seharusnya bisa diaplikasikan di pertanian yang ada di Jember. Jangan hanya salah satu saja yang menjadi fokus,” jelas dia.
Syamsul menambahkan, sementara itu dalam upaya mengembalikan tingkat kesuburan tanah memang memerlukan waktu cukup lama. “Tetapi hal itu bisa terwujud jika seluruh stakeholder yang ada di Jember memiliki konsistensi yang tinggi untuk mewujudkannya,” pungkasnya. (cad/c2/bud)
Editor : Safitri