BACA JUGA : Ribuan Karya Terkumpul, Sisa Peserta Lumajang
Murdiyono, 45, salah satu warga asal Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, menjelaskan kegiatannya setiap hari ketika merawat burung. Yono, sapaan akrabnya, menceritakan, beberapa hari menjelang kontes atau perlombaan burung, dia akan memberikan nutrisi secara teratur. "Agar burung selalu sehat," ujarnya.
Saat ini, Yono merawat beberapa burung yang lumayan mahal. Mulai dari burung kacer, cucak ijo, hingga murai batu. Agar burungnya berkicau bagus, dia menyarankan beberapa cara untuk merawat burung. Salah satunya jenis burung kacer.
Kacer miliknya sudah dilatih dan diberikan nutrisi agar tampil maksimal ketika ada kontes. "Tiap hari saya berikan protein yang bagus agar gerakannya semakin aktif," ujarnya.
Selain itu, Yono juga menjelaskan bahwa burung harus dimandikan sesuai jadwal. Hal ini bisa berpengaruh terhadap kondisi kesehatannya. "Burung kacer dimandikan secara teratur," ungkapnya.
Selain itu, pemberian vitamin juga perlu diperhatikan. Sebab, jika burung kacer tidak mendapatkan vitamin yang cukup, dapat mengakibatkan kondisi burung lemah dan gampang terkena penyakit. "Burung kacer terlihat lemah ketika kekurangan vitamin," jelasnya.
Selain itu, untuk menjaga agar burung tetap sehat, biasanya burung akan dijemur ketika selesai dimandikan. Meski demikian, seorang pencinta burung juga harus memahami kondisi cuaca. "Biasanya dijemur ketika pagi menjelang siang," ucapnya.
Yono melanjutkan, ada beberapa hal yang harus dipahami ketika sebelum perlombaan berlangsung. Salah satunya menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan secara teratur. "Jenis pakan harus berkualitas," ucapnya.
Hal utama dalam mempersiapkan burung untuk mengikuti lomba adalah dengan cara latihan atau pamparan. Hal ini menjadi pengaruh besar bagi kesiapan burung. Sebab, burung akan terbiasa ketika berada di area lomba. (mg5/c2/nur)
Editor : Safitri