BACA JUGA : Citayam Fashion Week ala Lumajang, Peserta Padukan Kostum Modern dan Kuno
Terlihat di sejumlah petak sawah kondisi tanaman padi rusak. Di sejumlah titik kondisi batang padi mengering. Bulir padi yang mulai mendekati masa panen ompong. Menurut Bahrul Ulum, 43, salah seorang petani di Desa Mumbulsari, serangan wereng batang cokelat cukup mengkhawatirkan. “Musuh terberat petani untuk menjaga lahan sawah, ya, salah satunya hama wereng ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia menyebut, serangan wereng membuat sebagian tanaman di tempatnya mati. Terutama pada bagian batang yang tiba-tiba membusuk setelah diserang wereng. "Ketika sudah terkena hama wereng, maka kecil kemungkinan untuk bisa dipanen," keluhnya.
Hingga saat ini, beberapa lahan sawah milik petani di Mumbulsari sudah diserang hama wereng tersebut. Tak hanya Bahrul Ulum yang berkeluh kesah. Kasmito, 56, petani di Mumbulsari lainnya, juga bingung mengatasi lahan padinya yang terserang hama itu.
“Belum ada obat ampuhnya dengan harga murah. Ya, meskipun ada obat, itu pun harganya sangat mahal dan belum 100 persen mengatasi hama wereng,” ujarnya.
Kasmito menyebut, dia dan rekan-rekan petani lainnya masih belum tenang apabila belum menemukan pestisida yang sangat ampuh untuk mengatasi hama tersebut. Petani berharap agar bisa menemukan solusi terkait pembasmian hama yang sangat merugikan itu. (mg5/c2/bud) Editor : Safitri