BACA JUGA : Roy Suryo Belum Ditahan Tersangka Kasus Stupa Mirip Jokowi
Seperti yang dilakukan Puji Jaya Susanto, 31, salah seorang pengusaha budi daya ulat ternak di Desa Lengkong, Mumbulsari. Puji memilih budi daya ulat ternak dengan modal minim, namun, kini dirinya mulai meraup keuntungan.
Awalnya Puji merintis usahanya dengan peralatan minim. Bahan pokoknya budi daya ulat indukan dan polar, sejenis makanan ulat serta tempat kayu kotak. “Awalnya beli ulat indukan sebanyak 3 kilogram,” bebernya.
Budi daya ulatnya pun didistribusikan ke pasar-pasar hewan atau beberapa pengepul langsung datang ke rumahnya. Kini dalam sehari, Puji bisa menjual 4 hingga 5 kilogram dengan dibanderol satu kilogramnya Rp 30 ribu. “Di wilayah kawasan Jember timur dan selatan masih belum banyak budi daya ulat ternak,” imbuhnya.
Hingga kini Puji pun sudah memiliki dua kotak ulat indukan dan 67 kotak ulat yang sudah dipasarkan. (mg5/c1/bud) Editor : Safitri