Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Harga Lembu Lokal Naik, Warga Buru Sapi Bali untuk Hewan Kurban

Safitri • Jumat, 16 Juli 2021 | 00:28 WIB
JADI ALTERNATIF: Kini, sapi Bali jadi pilihan warga Jember sebagai hewan kurban. Karena harganya lebih murah dibanding lembu dari daerah lain.
JADI ALTERNATIF: Kini, sapi Bali jadi pilihan warga Jember sebagai hewan kurban. Karena harganya lebih murah dibanding lembu dari daerah lain.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Meski kondisi ekonomi tengah sulit akibat pandemi, namun tidak mengurangi semangat orang untuk berkurban. Mendekati pelaksanaan Idul Adha tahun ini, banyak warga yang berburu hewan kurban itu, sehingga harganya terkerek naik. Hal semacam ini nyaris terjadi setiap tahun menjelang Lebaran Kurban.

Pedagang hewan kurban di Kabupaten Jember lantas berputar otak di tengah persaingan harga sapi tersebut. Mereka mendatangkan lembu dari luar pulau karena harganya lebih murah ketimbang sapi lokal Jember. Kini, selama tiga tahun terakhir, sapi asal Bali itu mulai dilirik sebagai hewan kurban bagi warga yang berdana cekak.

Muhammad Adi Wiranata dari Gumukmas Multi Farm (GMF) mengamini hal itu. Pedagang hewan kurban di Jalan Kepodang, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang itu, mengatakan, tidak hanya kali ini saja dia menjual sapi dari Pulau Dewata tersebut, tapi sudah beberapa tahun terakhir karena cukup diminati pembeli.

“Sapi Bali memang memiliki keunggulan tersendiri. Perawatan sapi itu tidak ribet dan kandungan daging melebihi sapi dari daerah lain. Karena itu, sapi Bali tersebut diminati oleh orang untuk disembelih di saat Idul Adha," kata Ardi.

Hingga lima hari menjelang peringatan Idul Adha, sapi Bali milik pria kelahiran Kediri itu telah terjual 17 ekor. Walau lembu itu berasal dari luar pulau, namun tetap aman untuk dikonsumsi. Karena saat sapi itu dibawa ke luar Bali, telah dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Aris Setiawan, warga Desa Glagahweroh, Kecamatan Panti, menuturkan, ketika ia berkurban selalu memilih sapi Bali. Menurutnya, harga paling murah sapi Bali ini Rp 15 juta dan memiliki berat 250 Kg. Sedangkan untuk sapi berbobot empat kuintal di kisaran Rp 25 juta. “Sapi itu berusia dua tahun dan berkelamin jantan. Sapi ini disembelih di masjid seusai salat Idul Adha,” ucap Aris ketika sedang melihat-lihat hewan kurban di lapak milik Adi tersebut.

 

Reporter: Winardyasto
Fotografer: Winardyasto
Editor: Mahrus Sholih Editor : Safitri
#Jember #Idul Adha