PALEMBANG, Radar Jember - Belum kering air mata bangsa setelah tragedi KRL pada akhir April lalu, Indonesia kembali dihantam kabar duka yang memilukan. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki terjadi hari ini, Rabu (6/5/2026). Insiden horor ini menambah panjang daftar hitam kecelakaan transportasi nasional tahun ini.
Data sementara yang dihimpun menunjukkan angka fatalitas yang mengerikan: 16 orang dinyatakan Meninggal Dunia (MD). Angka ini secara tragis identik dengan jumlah korban pada tragedi KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo yang juga mengakibatkan 16 korban jiwa, terjadi 27 April lalu, sebuah kebetulan pahit yang mengguncang publik.
Situasi di lokasi kejadian digambarkan sangat mencekam. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan kepolisian bekerja ekstra keras mengevakuasi korban dari dalam badan bus yang ringsek parah.
Baca Juga: Bus ALS Adu Banteng dengan Truk Tangki di Muratara Sumsel, 16 Orang Tewas Terpanggang!
Pihak otoritas terkait memastikan bahwa seluruh korban jiwa akan segera dipulangkan ke Palembang untuk proses lebih lanjut.
Otoritas berwenang di lapangan dilaporkan sudah mempersiapkan 16 kantong jenazah. Rencananya, seluruh korban meninggal dunia akan diberangkatkan ke Palembang malam ini juga menggunakan ambulans dikawal ketat petugas. Proses identifikasi (DVI) akan difokuskan di sana agar keluarga lebih mudah mengakses informasi.
Pihak BPBD setempat menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah sterilisasi jalur dan memastikan korban luka-luka mendapatkan perawatan intensif di RS terdekat.
"Ini adalah kecelakaan berskala besar. Tim kami di lapangan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan olah TKP awal. Kami menghimbau masyarakat untuk memberikan ruang bagi mobil jenazah yang akan melintas menuju Palembang malam ini," kata Mugono, kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara, kepada awak media.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti tabrakan maut antara 'Si Raja Jalanan' ALS dan truk tangki tersebut masih dalam penyelidikan mendalam dan lebih lanjut.
Jalur lokasi kejadian dilaporkan lumpuh total akibat proses evakuasi bangkai kendaraan.
Editor : Maulana RJ