Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lho KOK BISA, Tronton Muatan Teh Nyemplung Jurang di Jalur Gumitir, Sejarah Gumitir yang Dikenal Jalan Berkelok Banyuwangi - Jember

Dwi Siswanto • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:38 WIB

TERGULING SAAT PARKIR: Truk tronton L 9319UV disopiri Akbar Hidayatullah, 25 warga Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan terguling di Jalur Gumitir, Silo, Jember Rabu (11/3/2026) pukul 11.30 wib.
TERGULING SAAT PARKIR: Truk tronton L 9319UV disopiri Akbar Hidayatullah, 25 warga Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan terguling di Jalur Gumitir, Silo, Jember Rabu (11/3/2026) pukul 11.30 wib.

RADAR JEMBER – Sebuah truk tronton bermuatan minuman teh gelas terguling ke jurang di jalur Gumitir, tepatnya di sekitar makam Habib Ali, Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Rabu (11/3) sekitar pukul 11.30.

Truk bernopol L 8319 UV itu dikemudikan Akbar Hidayatullah, 25, warga Desa Mentok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi.

Insiden bermula ketika truk melintasi jalur menanjak Gumitir. Mesin kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan sehingga sopir berusaha mencari tempat aman untuk menepi.

Setelah berjalan sekitar 500 meter, sopir akhirnya menemukan bahu jalan yang dianggap cukup untuk parkir.

Namun saat hendak berhenti, tanah di tepi jalan tidak kuat menahan beban kendaraan yang membawa muatan penuh.

Bahu jalan tersebut ambles hingga truk langsung terguling ke jurang sedalam sekitar lima meter. “Truk penuh muatan teh gelas itu terguling dan masuk ke jurang yang terdapat tanaman kopi milik warga,” kata Kanitlantas Polsek Silo Ipda Ikbal.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir selamat meski kendaraan yang dikemudikannya mengalami kecelakaan.

Saat ini proses evakuasi truk masih menunggu penanganan lebih lanjut. Muatan teh gelas harus diturunkan terlebih dahulu sebelum kendaraan dapat diangkat dari dasar jurang.

Gumitir adalah nama kawasan perbukitan yang menjadi batas alami antara Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur. Jalur ini dikenal sebagai jalur pegunungan berkelok yang menghubungkan wilayah selatan Jawa Timur bagian timur.

Baca Juga: Update Harga Emas Pegadaian Rabu 11 Maret: Kenaikan Rp45 Ribu Per Gram Bikin Pasar Emas Bergairah

Asal Nama Gumitir

Nama Gumitir diyakini berasal dari kata “kenikir” atau bunga gumitir (marigold) yang dahulu banyak tumbuh di kawasan pegunungan tersebut. Tanaman itu sering dijadikan tanaman pagar atau tumbuh liar di sekitar hutan dan lereng.

Dalam bahasa lokal, bunga itu disebut gumitir, sehingga kawasan perbukitan tersebut kemudian dikenal dengan nama Gunung Gumitir.

Baca Juga: Jaminan Stok Energi Nasional: Dua Kapal Tanker Pertamina Berhasil Keluar dari Zona Merah Timur Tengah!

Masa Kolonial Belanda

Sejarah jalur Gumitir tidak lepas dari masa kolonial Belanda pada abad ke-19. Saat itu Belanda membuka perkebunan besar di wilayah Jember dan Banyuwangi seperti kopi, karet, dan kakao.

Untuk mengangkut hasil perkebunan menuju pelabuhan di Banyuwangi, Belanda membuka jalur transportasi yang melintasi perbukitan Gumitir.

Pada masa ini juga dibangun:

Jalur tersebut menjadi akses logistik penting bagi perkebunan kolonial.

Baca Juga: BAHAYA! Belok Mendadak Pengendara Scoopy Tertabrak Motor Viar di Ajung Jember, Ini Kronologinya

Perkembangan Setelah Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, jalur Gumitir tetap menjadi penghubung utama antara Jember dan Banyuwangi. Jalan ini kemudian diperbaiki dan diperlebar beberapa kali karena menjadi jalur distribusi barang dan kendaraan antar kabupaten.

Namun karena berada di lereng pegunungan dengan tikungan tajam dan tanjakan panjang, jalur ini terkenal cukup rawan kecelakaan.

Karakter jalur Gumitir antara lain:

Jalur Penting Ekonomi Timur Jawa

Hingga sekarang, jalur Gumitir menjadi salah satu jalur vital penghubung ekonomi antara wilayah Jember, Banyuwangi, dan daerah sekitarnya.

Selain kendaraan logistik, jalur ini juga sering dilewati wisatawan yang menuju:

Namun karena kondisi geografisnya yang berat, pemerintah dan kepolisian sering mengingatkan pengendara, terutama truk dan kendaraan berat, untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas.

Editor : Dwi Siswanto
#Jember #Gumitir #banyuwangi #truk tronton