JUBUNG, Radar Jember - Akses utama yang menghubungkan Jember dengan wilayah luar lumpuh total akibat banjir pada Jumat (13/2/2026) dini hari.
Titik terparah terjadi di sepanjang jalur nasional, mulai dari traffic light Kaliputih Rambipuji hingga perempatan Mangli Kaliwates.
Sekitar pukul 00.12 WIB, air sudah merendam badan jalan hingga setinggi paha orang dewasa.
Kondisi ini membuat arus lalu lintas macet parah. Banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang mogok karena nekat menerjang genangan air.
Mesin kendaraan yang mati di tengah banjir menambah kerumitan evakuasi di jalur utama tersebut. Namun, di tengah kekacauan itu, terlihat aksi heroik warga sekitar yang sigap membantu mendorong kendaraan yang terjebak.
Personel kepolisian dari Polsek Rambipuji dan Polres Jember segera turun ke lokasi untuk melakukan rekayasa lalu lintas.
Polisi berjaga di titik-titik krusial seperti pertigaan depan Polsek Rambipuji dan perempatan Mangli untuk mengarahkan pengguna jalan ke jalur alternatif.
Hal ini dilakukan demi mengurai penumpukan kendaraan yang kian memanjang.
Selain membantu kendaraan, warga juga aktif memberikan informasi kepada pengguna jalan mengenai kedalaman air di depan mereka.
Sinergi antara aparat dan masyarakat setempat menjadi pemandangan yang menonjol di tengah bencana ini, meskipun jalur nasional masih sulit untuk dilalui kendaraan kecil hingga menjelang pagi.
"Saya mau ke Surabaya, tapi tertahan di Mangli. Motor saya mati total setelah kena banjir setinggi paha. Untung tadi dibantu warga didorong ke tempat tinggi," kata Rian, 28, pengendara motor yang mogok.
Meski begitu, banjir genangan ini perlahan mulai surut ketika memasuki pagi dan arus kendaraan perlahan mulai normal. Namun sisa-sisa material sampah yang dibawa banjir masih berserakan di sana-sini. (mau)
Editor : M. Ainul Budi