Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Terkuak, Ini Motif yang Bikin Pelaku Gelap Mata hingga Bacok Pamannya Sendiri di Kalisat Jember

M Adhi Surya • Selasa, 27 Januari 2026 | 06:25 WIB
“Dari hasil pemeriksaan sementara, motifnya mengarah pada persoalan batas tanah. Sebelumnya memang sudah ada cekcok terkait masalah itu.” Iptu Dwi Sugianto, KBO Satreskrim Polres Jember.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, motifnya mengarah pada persoalan batas tanah. Sebelumnya memang sudah ada cekcok terkait masalah itu.” Iptu Dwi Sugianto, KBO Satreskrim Polres Jember.

Radar Jember - Motif sementara pembacokan yang menewaskan Sumarsono, 52, warga Dusun Krajan II, Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, diduga kuat dipicu persoalan batas tanah.

Hal itu diperoleh dari hasil pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi serta keterangan terduga pelaku oleh penyidik kepolisian.

KBO Satreskrim Polres Jember Iptu Dwi Sugianto mengatakan, konflik terkait lahan itu bukan persoalan baru.

Perselisihan antara korban dan pelaku diketahui sudah beberapa kali terjadi sebelum peristiwa berdarah yang terjadi pada Senin (26/1) pagi tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, motifnya mengarah pada persoalan batas tanah. Sebelumnya memang sudah ada cekcok terkait masalah itu,” kata Iptu Dwi saat dikonfirmasi, kemarin (26/1).

Menurutnya, perbedaan pandangan soal batas kepemilikan tanah tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindakan kekerasan.

Namun demikian, penyidik masih mendalami secara detail kronologi dan latar belakang konflik yang sebenarnya.

Selain persoalan lahan, polisi juga mengungkap bahwa antara korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga.

“Korban dan pelaku ini masih ada hubungan keluarga. Korban ini ponakan ipar dari pelaku,” jelasnya.

Penyidik hingga kini masih memeriksa sejumlah saksi tambahan, termasuk warga sekitar yang mengetahui riwayat perselisihan keduanya.

Polisi juga menggali informasi terkait upaya mediasi atau penyelesaian yang sempat dilakukan sebelum kejadian.

Sementara itu, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Kalisat.

Sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang digunakan saat kejadian, telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Iptu Dwi menegaskan, motif tersebut masih bersifat sementara.

Polisi akan memastikan konstruksi perkara setelah seluruh rangkaian pemeriksaan rampung dan gelar perkara dilakukan.

“Kami akan menyimpulkan secara utuh setelah proses penyidikan selesai,” pungkasnya. (dhi/dwi)

 

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #kasus pembacokan #keponakan bacok paman #perselisihan tanah