JEMBER, RADARJEMBER - Pasca terjadi ledakan petasan di rumah Nur Imam Gozali, 45 Jalan Koptu Berlian, Lingkungan Trogowetan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari pada Sabtu (29/3/2025), Tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim melakukan sterilisasi di lokasi.
Hal ini untuk mengetahui apakah masih ada bahan peledak atau sisa dari petasan yang sudah meledak. Sebab dikhawatir masih ada bahan peledak yang membahayakan.
Apalagi rumah yang meledak itu berdekatan dengan beberapa rumah warga lainnya. Terlihat garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi. Banyak warga yang berdatangan dan mendekat di sekitar lokasi ledakan.
Setelah sekitar 45 menit melakukan sterilisasi oleh Tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim mengamankan beberapa barang bukti seperti bahan petasan dan kertas yang sudah digulung.
Sementara itu Tim Inafis Polres Jember yang melakukan olah TKP mengamankan alas seperti tikar yang ikut terbakar serta sisa abu bekas ledakan.
AKP Angga Riatma Kasatreskrim Polres Jember didampingi AKP Suhartanto Kapolsek Sumbersari mengatakan, olah TKP lanjutan ini didampingi dari tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim sekaligus untuk melakukan sterilisasi.
Diketahui malam sebelumnya Tim Inafis Polres Jember telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Terkait jihandak dan hasil dari sterilisasi serta olah TKP nanti akan dilaporkan ke Tim Labfor Polda Jatim.
"Untuk hasilnya nanti akan kami laporkan ke tim Labfor Polda Jatim terkait dengan jihandak tersebut," ujarnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, warga terus berdatangan kelokasi karena penasaran. Yang datang bukan hanya dari Sumbersari, Arjasa dan Kalisat tetapi warga dari luar kecamatan juga datang.
"Ini ingin tau lebih dekat setelah viral di media sosial" kata Syaiful, warga Mayang.
Kapolsek Sumbersari AKP Suhartanto menghimbau kepada kepada warga sekitar dan warga yang datang dilarang mendekat ke lokasi.
"Jangan memasuki area apalagi masuk kedalam rumah. Karena dihawatirkan masih ada sisa bahan petasan yang rawan terjadinya ledakan," kata mantan Kapolsek Tanggul itu.
Petasan itu diduga meledak saat korban merokok setelah merakit petasan. Akibatnya korban mengalami luka bakar hampir 50 persen di bagian tubuhnya dan menghancurkan seluruh isi rumah.
"Petasan meledak disaat korban istirahat makan yang sambil merokok. Sehingga menyulut ke bagian obat hingga terjadi ledakan," pungkasnya.(jum).
Editor : Alvioniza