JEMBER, RADARJEMBER - Kawanan begal sempat menggegerkan warga Balung hingga viral di media sosial. Belum lama ini, aksi begal itu diduga terjadi di daerah Eger-Eger, tepatnya di Jalan Sukorejo-Balung Lor, Kecamatan Balung, Jember Senin siang (13/1) sekitar pukul 09.00 waktu setempat.
Dimas Pria Andika, paman korban, mengungkapkan kronologi kejadian itu. Semula, keponakannya bersama istrinya baru saja memeriksakan kandungan ke RSD Balung.
Setelah itu, keduanya pulang mengendarai Yamaha Vega R hitam, menuju rumahnya, di Desa Karangsono, Bangsalsari.
Setibanya di bulakan arah Jalan Sukorejo-Balung Lor, lanjut Dimas, dua orang bertubuh kekar hitam sambil menggunakan penutup wajah menghadang pasutri tersebut, menggunakan sepeda motor Vario putih.
"Pelaku membawa celurit, lalu dikalungkan ke leher keponakan saya. Karena takut, akhirnya sepeda diserahkan. Dibawa kabur lah sama begal itu," katanya, kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin petang (13/1).
Korban yang tak kuasa melawan akhirnya merelakan sepeda motornya raib dirampas begal. "Padahal waktu itu masih sekitar jam sembilan, dan kebetulan jalanan memang sedang sepi," imbuhnya.
Pasca-kejadian itu, keluarga korban memilih tidak melaporkan ke polisi karena suatu hal. Meski begitu, ia berharap polisi sering-sering patroli di sekitar bulakan itu, agar kejadian serupa tidak terulang.
"Keluarga tidak lapor polisi, dibiarkan saja wis. Semoga nanti ada patroli rutin, biar aman untuk warga lainnya," harapnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Balung Aiptu Muhammad Slamet mengatakan, begitu kabar begal itu tersebar di media sosial warga Balung, kepolisian sempat cek lokasi.
Namun, hasilnya nihil. "Berdasarkan keterangan dari orang yang memang kerja di sawah sepanjang jalan ke utara daerah temuan, tidak ada kejadian (begal, Red) dari pagi hingga sore kemarin," urainya, Selasa (14/1).
Slamet juga mengungkapkan bahwa belum ada laporan kepada polisi perihal peristiwa begal tersebut.
Ia menyarankan jika memang terjadi begal, agar segera melaporkan ke kepolisian setempat agar bisa ditindaklanjuti. Ia juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada. (mau/c2/ham)
Editor : Alvioniza