JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Andika Pratama, 15, kemarin (24/6).
Sebelumnya, korban terseret ombak di Pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Sabtu (22/6) lalu.
Korban ini mandi bersama tiga orang temannya di sekitar Gunung Sruni, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.
Saat dihantam ombak, tiga teman Andika berhasil selamat, sedangkan korban hilang.
Kemarin, pencarian korban pada hari ketiga ini terus dilakukan tim SAR gabungan.
Di antaranya SAR Rimba Laut menggunakan dua jukung, Basarnas, dan SAR BPBD Jember. Sementara, keluarga korban sempat pulang, kemarin.
Nyono, Ketua SAR Rimba Laut, mengatakan, pencarian di hari ketiga diperluas. Sejak pukul 07.00 Tim SAR Rimba Laut dengan menggunakan dua jukung memperluas pencariannya.
Setelah melakukan pencarian di Pantai Cangaan dan Pantai Nanggelan, dilanjut di sekitar Gunung Sruni tempat korban terseret.
"Anggota juga melakukan pencarian di dua pantai yang jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Demikian juga di sekitar lokasi tempat korban terseret bersama tiga temannya," katanya.
Selain itu, Basarnas Jember juga terus melakukan penyisiran di tengah laut. Mereka menggunakan perahu karet Basarnas.
Terlihat juga tim dari SAR BPBD Jember ikut melakukan pencarian.
"Ya, mudah-mudahan hari keempat besok (Selasa, Red) jasad korban bisa ditemukan. Untuk keluarga korban Minggu (23/6) sudah pulang semua. Kasihan orang tuanya sejak anaknya terseret belum pulang sama sekali," katanya.
Larangan Mandi Tak Dihiraukan
SEMENTARA itu, pantauan Jawa Pos Radar Jember, di sekitar lokasi masih ada yang mandi di laut. Padahal, di lokasi itu sudah ada larangan mandi karena berbahaya.
Kapolsek Ambulu AKP Tanto mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan imbauan dan larangan mandi di laut. Salah satunya dengan memasang banner imbauan.
Bukan hanya itu, para pemilik warung atau petugas parkir juga diminta ikut memberikan imbauan agar pengunjung tidak mandi di laut.
“Kadang imbauan itu diabaikan oleh pengunjung. Bahkan relawan juga sering dimarahi oleh pengunjung, karena dalam satu bulan ini sudah ada dua korban yang terseret ombak di Pantai Payangan,” jelas Tanto.
Pihaknya tetap mengimbau agar warga yang berwisata ke pantai selatan tidak mandi di laut. (jum/c2/nur)
Editor : Alvioniza