Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Warga Puger Jember Akhiri Hidup karena Faktor Ekonomi

Alvioniza • Senin, 19 Februari 2024 | 20:10 WIB


BUNUH DIRI: Petugas medis dan Polsek Puger melihat kondisi korban setelah ditemukan gantung diri di kamar rumahnya. (Polsek Puger for Radar Jember)
BUNUH DIRI: Petugas medis dan Polsek Puger melihat kondisi korban setelah ditemukan gantung diri di kamar rumahnya. (Polsek Puger for Radar Jember)

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Warga Dusun Penitik, RT 001 RW 018, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, mendadak gempar.

Pasalnya, ada warga yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban adalah Hendik Eko Priyanto, 27, warga Dusun Karangsono, RT 001 RW 006, Desa Grenden, Puger.

Selama ini korban memang tidak banyak berkomunikasi dengan warga atau tetangganya.

Menurut warga, korban sering mengeluh soal kondisi ekonomi di keluarganya.

Korban nekat melakukan aksinya dengan gantung diri di kamar rumah menggunakan sarung. Ini diikatkan di bagian bambu yang ada di rumahnya.

Kasus ini kali pertama diketahui Ngatini, 55, warga Dusun Krajan II, RT 001 RW 018, Desa Wonosari, Puger.

Saat itu saksi yang merupakan mertua korban sedang mencari anak korban atau cucunya di kamarnya.

Sekitar pukul 21.00, setelah masuk ke dalam rumah, melihat ke kamar ada barang terdapat bayangan.

Selanjutnya, Ngatini menuju kamar dan melihat korban dalam posisi gantung diri menggunakan sarung.

Jarak dari lantai sekitar 3 meter. Sebelum gantung diri, harus naik dan mengaitkan lehernya pada sarung.

Setelah melihat korban meninggal dengan cara gantung diri, mertuanya langsung berteriak dan meminta bantuan warga.

Warga yang mendengar teriakan saksi langsung mendatangi rumah korban.

Sebelum tubuh korban dievakuasi, keluarga menghubungi petugas piket polsek.

“Anggota yang mendengar laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata AKP Eko Basuki, Kapolsek Puger.

Menurut keterangan dari keluarga korban, korban ini sering mengeluh soal ekonomi. Korban juga sering mengurung diri dan jarang berkomunikasi.

“Korban nekat gantung diri dengan menggunakan sarung miliknya di kamar rumahnya. dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti sarung bermotif kotak-kotak yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” pungkasnya. (jum/c2/nur)

Editor : Alvioniza
#Jember #Bunuh Diri #Ekonomi