SIDOMULYO, Radar Jember - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi. Tepatnya di Kilometer 37, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Sabtu pagi (9/12) sekitar pukul 08.00.
Kecelakaan itu melibatkan dump truk bernopol P 8826 VC, mengangkut aspal hotmix berbobot sekitar 6 ton yang disopiri Endriyono, 40, warga Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Dan lawannya, truk box bernopol D 8359 EI, yang disopiri Muzanni, 31, dan Sandi, 32, warga Desa/Kecamatan Ajung Jember. Dalam peristiwa itu, sang sopir dump truk Endriyono, harus dilarikan ke RS Krikilan karena mengalami patah tulang kaki kanannya.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember di lokasi kejadian, sebelum terjadi kecelakaan, dump truk yang dari arah Banyuwangi ke Jember mengambil haluan ke kanan di jalur menikung. Karena muatan berat, sang sopir melaju hingga keluar dari garis marka dengan posisi jalan miring.
Kondisi jalan menikung dan menanjak itu, truk box yang disopiri Muzanni sempat mendahului kendaraan yang di depannya. Namun karena kurang perhitungan dan jarak terlalu dekat, kecelakaan pun tidak bisa dihindari. Kerasnya benturan juga mengakibatkan kepala kedua mobil itu ringsek dan rusak berat.
Kanit Lantas Polsek Silo AIPDA Dwi Cahyo mengatakan, dump truk yang bermuatan aspal itu memang melaju terlalu ke kanan di jalan yang menikung, karena muatan berat dan di kondisi jalan yang miring. Dan saat bersamaan, muncul mobil box, mendahului kendaraan didepannya. "Seharusnya sopir truk box tidak boleh mendahului karena garis panjang dan tidak mendahului. Karena jalan menikung dan menurun, sehingga terjadi benturan kedua kendaraan tersebut," jelasnya.
Akibat kecelakaan itu, kondisi Jalur Gumitir sempat terjadi kemacetan panjang hingga sekitar pukul 15.30. Anggota Laka Lantas dan personil dari Polantas Polres Jember turun ke lokasi untuk mengurai kemacetan.
Proses evakuasi kedua kendaraan nahas itu berlangsung hampir petang sekitar pukul 15.30. Petugas juga sempat memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan. "Apalagi kecelakaan dua truk itu pada hari Sabtu, sehingga banyak kendaraan yang melintas," imbuhnya.
Masih di lokasi yang sama saat itu, Sabtu pagi (9/12) sekitar pukul 08.45, sebuah kecelakaan tunggal dialami truk Isuzu bernopol S 8166 UQ, pengangkut besi galvalum yang disopiri Firman, 27, warga Kabupaten Gresik. Beruntung tidak ada korban jiwa, karena truk Isuzu itu hanya terperosok pada ban belakang sebelah kanan. Tepat di kilometer 37 Jalur Gumitir. (jum/mau)
Editor : Radar Digital