KALIWATES, Radar Jember – Banyak orang melakukan ibadah umrah. Ada yang berjalan dengan baik, tapi ada pula yang kurang lancar, sehingga ibadah sering terganggu. Nah, sebuah video jemaah umrah asal Jember diduga telantar di Madinah sempat viral di media sosial, kemarin. Untuk itu, warga yang akan beribadah umrah sebaiknya berhati-hati dalam memilih biro perjalanan atau travel.
Video itu menyebar luas di media sosial, seperti Tiktok dan Whatsapp. Dalam keterangannya, mereka tidak mendapatkan hotel serta tiket untuk kembali ke Indonesia. Ada dua video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi jemaah yang telantar. Satu video menampilkan sejumlah pria dalam satu ruangan, mengeluh karena merasa telantar. Kemudian, satu video lainnya memperlihatkan sejumlah orang sedang berada di dalam bus.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember Dr Akhmad Sruji Bahtiar mengaku belum mendapatkan laporan secara resmi terkait jemaah yang telantar. Sebab, mereka berangkat tanpa pemberitahuan sebelumnya, serta memang langsung berkaitan dengan travel umrah yang dimaksud. Namun demikian, dia mengaku mengetahui adanya video yang beredar. “Yang memberangkatkan adalah Zam-Zam Berkah Wisata. Kantor pusatnya ada di Situbondo,” jelasnya.
Dia memastikan travel umrah tersebut tidak memiliki kantor cabang di Jember. Namun, menurutnya, seorang perempuan asal Kecamatan Balung, Erni, yang memberangkatkan orang yang diduga telantar itu. Pemberangkatan ibadah satu ini menurutnya memang sepenuhnya menjadi tanggung jawab travel. “Berbeda dengan jemaah haji reguler,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Erni menegaskan, tidak ada jemaah umrah asal Jember yang telantar. Meski beredar video di media sosial yang memperlihatkan kondisi para jemaah di Arab Saudi. “Tidak ada yang telantar untuk jemaah yang dari Jember,” katanya.
Dikonfirmasi lebih lanjut, berkaitan dengan video yang beredar, perempuan tersebut belum memberikan keterangan lebih lanjut. Melainkan meminta untuk datang langsung ke rumahnya, karena saat ini dia sedang berada di Singapura. “Kedatangan 20 jemaah terakhir nanti di rumah saya,” pungkasnya. (ham/c2/nur)
Editor : Radar Digital