Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Video Call Pamerkan Alat Kelamin Bikin Resah Siswa dan Guru SMP di Salaman Magelang

Radar Digital • Kamis, 19 Oktober 2023 | 23:00 WIB
Siswa-siswi SMP berikut guru hingga wali murid di salah satu sekolahan di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang resah dengan teror dilakukan oleh seorang pelaku ekshibisionisme.
Siswa-siswi SMP berikut guru hingga wali murid di salah satu sekolahan di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang resah dengan teror dilakukan oleh seorang pelaku ekshibisionisme.

MAGELANG, RADARJEMBER.ID-Teror ini dilakukan Melalui video call whatsapp (WA), seseorang melakukan teror melalui aksi pornografi ditujukan kepada para siswa hingga wali murid sekolah tersebut.

 Pelaku memperlihatkan alat kelamin di hadapan orang.Hal tersebut kini membikin resah dan takut siswa dan guru di salah satu SMP di Salaman, Magelang, Jawa Tengah.CM, Waka Urusan Humas Sekolah itu membenarkan hal tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari pesan chat dari nomor tidak dikenal dan diterima oleh salah satu guru kelas 7.Melalui pesan chat whatsapp ini, pelaku meminta untuk dimasukkan ke grup kelas.

Namun, setelah dimasukkan ke grup siswa, pelaku tersebut malah keluar dan meminta dimasukkan ke grup wali murid.Bahkan pelaku dari grub, tentu hal ini membingungkan pihak sekolah.

“Setelah dimasukkan ke grup, ternyata dia keluar lagi. Dan pelaku ini mengatakan ternyata yang dimaksud grup kelas IX. Setelah itu, pelaku berhasil mendapatkan kontak wali kelas IX dan melakukan hal  sama,” ujar CM saat dikonfirmasi wartawan Rabu (18/10).

CM menyampaikan, selang beberapa hari setelah hal tersebut. Ada laporan dari siswa-siswinya, bahwa mereka mendapatkan terror berupa video call.Namun, pelaku yang melakukan video call tersebut tidak memperlihatkan dirinya, melainkan secara tiba-tiba menunjukkan alat kelaminnya.

“Laporan kami terima dari para siswa, saat video call pelaku ini tidak memperlihatkan wajahnya. Melainkan layar hp-nya itu hanya hitam saja, namun tiba-tiba pelaku itu langsung menunjukkan kemaluannya. Dan ini juga menimpa wali murid bahkan beberapa guru saya,” jelas dia.

CM juga mengatakan, karena siswa-siswinya ini juga sudah melek digital, mereka mencoba mencocokkan nomor tersebut. Dan ternyata hasilnya, nomor buat meneror tersebut sama.“Teror ini dilakukan awal Oktober kemarin.”imbuh CM.

 Sementara itu, salah satu wali murid kelas 9 yang disebutkan identitasnya mengatakan, untuk jumlah pasti siswa diteror ia tidak tahu.Melainkan dari, total 30 siswa, hampir semua pernah dihubungi, baik melalui chat ataupun video call, baik perempuan maupun laki-laki.(*)

 

Editor : Radar Digital
#TEROR #eksibisonis