Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Nelayan asal Puger Dikabarkan Hilang, Jukung Miliknya Ditemukan Rusak di Pinggir Pantai

Radar Digital • Senin, 25 September 2023 | 20:40 WIB
AMANKAN JUKUNG: Anggota Satpolair Polres Jember di Puger bersama nelayan Paseban saat mengevakuasi jukung milik korban yang ditemukan di Pantai Paseban, Kencong, Minggu (24/09).
AMANKAN JUKUNG: Anggota Satpolair Polres Jember di Puger bersama nelayan Paseban saat mengevakuasi jukung milik korban yang ditemukan di Pantai Paseban, Kencong, Minggu (24/09).

PASEBAN, Radar Jember - Slamet, 61, nelayan asal Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, dikabarkan hilang oleh keluarganya. Laporan itu disampaikan setelah jukung jenis speed milik korban ditemukan nelayan asal Dusun Bulurjeo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, kemarin pagi (24/9).

Jukung milik Slamet sudah ditemukan di pinggir pantai dengan kondisi rusak. Kondisi tersebut semakin meyakinkan bahwa Slamet mengalami kecelakaan di tengah laut saat mencari ikan. Sebab, Slamet berangkat melaut pada Sabtu (23/9) pukul 13.00.

Kasat Polair Polres Jember AKP Hari Pamuji mengatakan, jukung jenis speed bertuliskan "ATIQA" ditemukan nelayan Paseban saat berada di pantai. Dugaan sementara pemilik jukung, yaitu Slamet, menjadi korban dalam kecelakaan laut. “Korban hingga saat ini masih dalam pencarian. Jukung milik korban itu ditemukan nelayan asal Paseban dan masih lengkap dengan dua mesinnya. Diduga korban mengalami kecelakaan, karena hanya jukungnya yang ditemukan,” ucapnya.

Istri korban, Susiati, kata dia, juga menjelaskan bahwa suaminya berangkat melaut pada Sabtu, 23 September. Setelah menerima laporan dari nelayan dan warga, anggotanya langsung mendatangi lokasi tempat penemuan jukung. Selanjutnya, jukung dievakuasi ke rumah korban di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger.

Korban yang hilang memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 170 sentimeter, memakai sarung warna cokelat dan kaus lorek warna hitam. Hari mengimbau kepada nelayan yang hendak melaut untuk menggunakan pengaman seperti pelampung. Sebab, kondisi ombak di pantai selatan seperti Puger hingga Paseban masih besar. “Ya, semoga korban segera ditemukan,” pungkasnya. (jum/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Nelayan Hilang #jukung nelayan rusak