Membangun Ekosistem Pendidikan Kesehatan, UDS Satukan Kampus, Riset, dan Pengabdian

Yulio Faruq • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:21 WIB
DOKUMENTASI: Universitas dr. Soebandi Raih Juara Umum Pornikes 2026, Borong Prestasi di Berbagai Cabang
DOKUMENTASI: Universitas dr. Soebandi Raih Juara Umum Pornikes 2026, Borong Prestasi di Berbagai Cabang

Radar Jember - Universitas dr. Soebandi (UDS) Jember tidak hanya mengembangkan proses pembelajaran di ruang kelas. Perguruan tinggi tersebut membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang menghubungkan pembelajaran, penelitian, praktik, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk memastikan pendidikan yang diterima mahasiswa memiliki keterkaitan dengan kebutuhan di lapangan. Melalui pembelajaran yang berorientasi pada praktik, mahasiswa mendapat kesempatan memahami persoalan kesehatan secara lebih dekat sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Jember International School (YPJIS), H. Mashun, SH., MM., menjadi salah satu pihak yang turut memberikan perhatian terhadap pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia di Jember.

Pengembangan pendidikan kesehatan dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga profesional yang nantinya bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Ekosistem tersebut juga diperkuat melalui kegiatan penelitian. Dosen dan mahasiswa didorong menghasilkan penelitian yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan akademik, tetapi juga dapat menjawab persoalan kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan pembangunan masyarakat.

Hasil pengembangan akademik kemudian dihubungkan dengan pengabdian. UDS menjalankan berbagai kegiatan seperti penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, edukasi pencegahan penyakit, pendampingan masyarakat, serta pemberdayaan kader kesehatan.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepedulian sosial, dan profesionalisme. Sementara bagi masyarakat, kehadiran perguruan tinggi dapat memberikan akses terhadap edukasi dan layanan kesehatan.

Rektor UDS Andi Eka Pranata turut menjadi bagian dari pengembangan kampus melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah, rumah sakit, institusi kesehatan, organisasi profesi, perguruan tinggi, dan berbagai lembaga lainnya.

Sinergi tersebut memperluas ruang belajar mahasiswa sekaligus membuka peluang bagi penelitian dan pengabdian yang lebih aplikatif. Dengan menghubungkan kampus, riset, praktik, dan masyarakat, UDS membangun model pendidikan kesehatan yang tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi diarahkan untuk memberikan dampak lebih luas. (yul/nur)

Editor : Yulio Faruq
uds Jember Pendidikan