Arjasa, Radar Jember - Suasana gayeng di milad SMA Negeri Arjasa Jember ke-36 menghidupkan memori para alumni dan guru-guru purna ketika mereka masih merasakan atmosfir menjadi siswa dan guru aktif di sekolah tersebut.
Acara yang digelar di lapangan basket SMA Negeri Arjasa (SMAJA) Jember, pada Jumat malam 7 Agustus 2026, dihadiri oleh ratusan alumni dari angkatan awal tahun 1990 hingga tahun 2023.
Sejarahnya SMAN Arjasa berdiri sejak tahun 1990 di atas tanah seluas 9 ribuan meter persegi di kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Awal berdirinya sekolah yang dekat dengan terminal Arjasa ini dipimpin oleh kepala sekolah Soesetijati (Alm).
Diawali dengan fasilitas yang sangat terbatas, yaitu 3 ruang kelas untuk kelas X, 1 ruang perpustakaan, dan 3 kamar mandi. Di rentang tahun 1993 hingga 1995 berkembang dengan berdirinya bangunan ruang kelas baru, laboratorium, dan koperasi siswa.
Kepala SMAN Arjasa Jember Slamet Supriadi dalam sambutannya menyampaikan, meski SMAN Arjasa merupakan sekolah yang berada di sebelah utara kota, berbatasan dengan kabupaten lain namun dia menilai SMA ini telah melahirkan SDM yang mewarnai dinamika di berbagai bidang baik di level regional maupun nasional.
"Potensi SMA Negeri Arjasa sangat luar biasa. Ya, maka dari itu, rekan-rekan alumni tentu kami sangat berharap dan sangat menginginkan silaturahmi ini tidak terputus dari malam ini saja. Tapi kita akan berlanjut menjadi satu bagian keluarga besar SMAJA yang selalu memberikan inspirasi, selalu memberikan cerita menarik terutama bagi generasi-generasi ke depan," ujar Slamet.
Direktur Teknik Perumdam Tirta Pandalungan Jember Rendra Wirawan yang merupakan salah satu alumni sekolah tersebut turut hadir di acara yang bertajuk SMAJA Reunion itu menceritakan bahwa angkatannya di tahun 1992 merupakan angkatan perjuangan, karena pada tahun itu sekolah masih dengan jumlah ruang kelas yang terbatas dan berpagar kawat berduri.
"Kakak-kakak kelas saya, 94, 93 ini seperjuangan karena mereka masuk pagi, saya masuk siang gitu ya. Jadi gantian kelasnya kita," ungkapnya.
Rendra yang juga merupakan ketua UKM IKM Nusantara menceritakan kebanggaannya di masa menjadi siswa SMAN Arjasa, sempat bergabung dengan organisasi pencinta alam sekolah Hegaswana yang telah menyumbangkan prestasi dalam lomba lintas alam walau sebatas tingkat kecamatan.
"Jangan pernah malu bersekolah di SMA Negeri Arjasa dan harapan kami kepada Bapak Kepala Sekolah kalau bisa ada alumni-alumni SMA Negeri Arjasa dilibatkan di komite pendidikan untuk bisa mengarahkan dan mengembangkan kegiatan adik-adik di (masa,red) yang akan datang," ujarnya.
Malam milad SMA Negeri Arjasa ke-36 yang bertema Long Life My Family juga dihadiri oleh sederet alumni yang berhasil menorehkan prestasi bagus di berbagai bidang pekerjaan, antara lain: Ketua KPU Jember Dessi Anggraeni, Pengurus pusat IOF (Indonesia Off-Road Federation) Dhimas Krisdianto, Kasat Binmas Polres Jember AKP Agus Yudi Kurniawan, dan juga owner event organizer Redline Ayuningtyas Saptarini yang menggarap rangkaian acara pernikahan pevoli nasional Megawati Hangestri Pertiwi yang juga merupakan tante dari pevoli tersebut. (kox)
Editor : M. Ainul Budi