RADAR JEMBER - Kabar mengesankan kembali datang dari kreativitas dan inovasi para siswa jurusan Teknik Bodi Kendaraan Ringan (TBKR) SMKN 3 Bondowoso sukses menciptakan sebuah inovasi gemilang berupa pembuatan Rombong untuk mengangkut ompreng MBG (Makan Bergizi Gratis).
Modifikasi rombong yang dirancang di atas sepeda motor tersebut dirancang khusus untuk menembus jalur ekstrem yang tidak bisa dilewati mobil demi mendistribusikan program makanan bergizi ke wilayah-wilayah terpencil.
Kepala SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan menegaskan bahwa kreativitas peserta didiknya ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak SMK hebat itu tidak hanya belajar teori di kelas, melainkan mampu menjawab problematika dan tantangan nyata di masyarakat melalui keterampilan penyiapan teknologi tepat guna.
"Saya sangat mengapresiasi kerja cerdas para siswa sehingga rombong MBG ini bisa diangkut menggunakan sepeda motor, sangat fleksibel untuk medan terjal di perbukitan Bondowoso," ujar Daris ketika sedang meninjau langsungh di bengkel TBKR, Rabu (17/06/2026).
Seperti diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang gencar dicanangkan pemerintah seringkali menghadapi tantangan berat dalam hal distribusi, terutama ke sekolah-sekolah yang berada di kawasan pelosok atau perbukitan dengan akses jalan yang sempit dan rusak.
Melihat celah tersebut, para siswa dari kolaborasi jurusan TBKR di SMKN 3 Bondowoso berani menerima pesanan perakitan rombong MBG dengan skema kendaraan sepeda motor.
Rombong MBG ini dirancang dengan kompartemen khusus yang mampu menjaga suhu makanan agar tetap higienis, hangat, dan segar hingga sampai ke tangan para siswa di tujuan.
Sementara itu, ketua kompetensi keahlian TBKR SMKN 3 Bondowoso Ervan Pandu mengaku sangat puas dengan kompetensi peserta didiknya karena bisa menuntaskan projek pembuatan rombong MBG yang merupakan pesanan dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bondowoso.
“Karya yang sangat keren, pemesan pun juga ikut senang karena rombong tersebut bisa terisi 100 ompreng dan sudah diuji coba sangat aman” ujar Pandu Bahagia.
Kreativitas dan Inovasi yang dilakukan langsung oleh peserta didik jurusan TBKR SMKN 3 Bondowoso ini rupanya juga langsung memetik perhatian dan pujian dari masyarakat serta pemerintah daerah setempat. Banyak pihak menilai langkah SMKN 3 Bondowoso ini bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam menyukseskan distribusi program nasional secara merata tanpa terkendala geografis.
Editor : M. Ainul Budi