RADAR JEMBER - Pemandangan indah yang sangat berbeda dari pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 3 Bondowoso ini sungguh inspiratif dan layak jadi rujukan banyak lembaga vokasi lainnya.
Jika biasanya ujian praktik hanya berakhir desaign di atas kertas yang dipajang, siswa jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) atau Arsitektur ditantang untuk melakukan aksi nyata, menyulap interior ruang kepala sekolahnya menjadi lebih estetik.
Hal tersebut ditandaskan oleh Kepala Konsentrasi Keahlian (Kakonsli) DPIB SMKN 3 Bondowoso Edi Hartono bahwasannya langkah inovatif ini diambil bukan tanpa alasan, atas petunjuk kepala sekolah yang ingin memastikan bahwa kompetensi siswa tidak hanya teruji secara teori, tetapi juga fungsional dan memiliki nilai guna tinggi bagi instansi.
Baca Juga: Hari ini Mulai Pengecoran Perdana, Akhirnya Penggantian Jembatan Sentong Bondowoso Dimulai
“Skema UKK kali ini siswa tidak lagi menggambar rumah tinggal fiktif, melainkan melakukan aksi nyata membuat backdrop dinding ruang KS bahan HPL yang estetik dan menyala” ujar Edi Hartono ketika ditemui sedang mendampingi peserta didiknya, Kamis, (16/04/2026).
Para peserta didik kelas XII yang merupakan peserta UKK yang terdiri dari Fahmi, Aji, Zuhri, Ridwan, dan Diva Rizqy mengusung konsep modern-minimalist dengan sentuhan aksen kayu untuk memberikan kesan hangat namun tetap profesional. Fokus utama redesain ini adalah pada efisiensi tata letak meja kerja, area tamu, hingga backdrop dinding untuk display produk ungggulan agar terlihat lebih rapi dan indah secara visual.
Baca Juga: Cek Info Beasiswa yang Sedang Dibuka Pendaftarannya Ini, Mulai dari SMA hingga S2
"Senang sekali sekolah memberi kepercayaan sebesar ini, kami jadi lebih kreatif karena ingin memberikan hasil yang terbaik untuk sekolah sendir apalagi ruang bapak kepala sekolah” ujar Diva Rizqy senang.
Kepala SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan mengaku sangat terkesan dengan skema unik dan menarik jurusan DPIB sekolahnya ini karena menggambarkan hasil karya siswa yang sangat berani dalam mengeksplorasi material kekinian.
"Saya berikan panggung bagi siswa, jadikan ruang kepala sekolah sebagai objek, faktanya kompetensi siswa arsiitek sangat menakjubkan, hasil karyanya sangat menyala” ujar Daris bahagia.
Melalui UKK dengan skema unik ini, SMKN 3 Bondowoso membuktikan bahwa lulusan SMK bukan hanya bisa menggambar, tapi juga mampu menjadi solusi desain bagi instansi dan Masyarakat luas. Para penguji dari pihak industri pun memberikan apresiasi. Mereka menilai skema ini sangat mirip dengan alur kerja di dunia profesional, di mana arsitek harus mampu mengakomodasi keinginan konsumen dalam hal ini, pihak sekolah sendiri.
Editor : M. Ainul Budi