Radar Jember - Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur memberi perhatian khusus pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Jember.
Bersama Dinas Pendidikan Jember, tim melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah sekolah, di antaranya SMPN 2 Jember, SMP Nuris Jember, SMPN 3 Jember, dan SMP Katolik Santo Petrus Jember.
Widyaprada BBPMP Jatim, Mukharlis Junizal, menjelaskan, monev ini merupakan bagian penting dari pengawalan program nasional.
Baca Juga: Teror Lempar Batu Sasar Bus Pariwisata Saat Melintas di Jalan Jember Lumajang
Seperti diketahui, TKA memang program wajib dari kementerian yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Sehingga monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.
Selain memastikan kesesuaian prosedur, monev juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan. Temuan-temuan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan TKA pada gelombang berikutnya.
“Masih ada sampai gelombang empat, sehingga kejadian di hari pertama bisa diantisipasi agar tidak terulang,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar pelaksanaan ujian, TKA memiliki tujuan besar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Izal, sapaan akrabnya menegaskan, hasil TKA akan menjadi bahan refleksi bagi sekolah.
Baca Juga: Plengsengan Ambrol, Jalan Antar Desa di Jember Ini Terancam Putus
“Dari sini akan diketahui bagaimana hasil proses pembelajaran selama tiga tahun. Apa yang perlu diperbaiki, baik dari sisi metode, literasi, maupun pelayanan pendidikan, semuanya bisa dievaluasi agar ke depan lebih maksimal,” jelasnya
Secara umum, pelaksanaan TKA di Jember dinilai berjalan baik. Meski ada beberapa kendala teknis seperti jaringan dan listrik, sebagian besar sekolah mampu mengatasinya dengan cepat.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dispendik Jember, M. Rido’i, menyebut, mayoritas satuan pendidikan melaporkan pelaksanaan berjalan lancar.
Meski beberapa kasus seperti tiba-tiba logout, tapi tidak terjadi di semua sekolah. Bahkan, kata dia, ada sekolah yang lancar dari sesi pertama sampai sesi ketiga.
Ia menyebut, peserta TKA SMP di Jember ada 22.020 siswa. Itu berasal dari 347 satuan pendidikan negeri maupun swasta.
"Lebih dari 98 persen anak-anak kelas IX ikut TKA. Baik sekolah yang melaksanakan dengan semi online maupun online. Tetapi mayoritas pelaksanaan TKA online," pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh