RADAR JEMBER - Semangat bulan suci Ramadhan rupanya tidak menyurutkan semangat peserta didik SMKN 3 Bondowoso untuk terus mengasah kompetensi diri.
Melalui program tahunan yang bertajuk Pondok Ramadhan, sekolah yang berlokasi di Jalan Santawi itu menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan penguatan spiritual, kreativitas seni, hingga kepedulian sosial.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Utama sekolah berbasis teknologi ini menjadi momen penting bagi para peserta didik untuk memperdalam spiritualitas sekaligus menuntaskan standar kompetensi keagamaan mereka.
Acara Pondok Ramadhan dengan nuansa busana muslim putih bersih tersebut dibuka langsung oleh Kepala SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan.
Dalam sambutannya, Daris menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan jembatan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual, peserta harus benar serius dalam belajar dan menjaga keistiqomahan religius karena ini nanti yang akan mengawal kesuksesan generasi emas bangsa Indonesia pada masa depan.
“Kita capai visi besar MEROKET (Mandiri, Etos kerja, Religius, Optimis, Kreatif, Egaliter, Technopreneur) dengan dasar kuat nasionalime religius” ujar Daris dengan penuh semangat.
Selanjutnya, pemateri pertama yakni Hadi Joko selaku guru agama islam SMKN 3 Bondowoso yang membahas nilai-nilai moderasi beragama dapat menjadi benteng bagi generasi muda agar tidak terprovokasi oleh sentimen kebencian yang sering muncul akibat konflik maupun provokasi.
“Moderasi beragama adalah kunci untuk menjaga akal sehat para generasi emas bangsa di tengah arus informasi perang yang provokatif” ujar Hadi Joko.
Lebih lanjut, Hadi Joko menegaskan bahwa ada lima prinsip pembentuk moderasi beragama, yaitu:Tawasuth, Tawazun, Tasamuh, I’tidal Muswah, ditambah dengan Lima Nilai dasar Bela Negara yaitu: Cinta Tanah Air, Sadar Berbangsa dan bernegara, Setia Pada Pancasila, Rela berkorban, Kemampuan awal bela negara.
“Maka kalian harus mampu menyaring derasnya informasi agar tidak terjebak dalam narasi radikalisasi dan intoleransi” pungkas Hadi Joko.
Melalui giat Pondok Ramadhan yang berlangsung mulai hari ini, Senin (09/03/2026) hingga Jum’at (13/03/2026) tersebut, SMKN 3 Bondowoso mengadakan berbagai kegiatan seperti; Tadarus, lomba menulis surat pendek, lomba pembuatan flyer dan video tema berkah Ramadhan, nonton bareng film inspiratif, buka bersama, pembagian ribuan ta’jil gratis, hingga bhakti sosial.
SMKN 3 Bondowoso juga menegaskan bahwasannya peran sekolah bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan generasi yang beriman, berkarakter, dan tentunya siap Meroket.
Editor : M. Ainul Budi