Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pendekatan Empati Jadi Kunci, Guru Diminta Kuasai Dasar Konseling untuk Siswa Bermasalah

M Adhi Surya • Kamis, 22 Januari 2026 | 06:45 WIB
Guru dituntut memahami konsep dasar konseling agar tidak gegabah memberi label maupun solusi instan terhadap persoalan remaja yang kian kompleks.
Guru dituntut memahami konsep dasar konseling agar tidak gegabah memberi label maupun solusi instan terhadap persoalan remaja yang kian kompleks.

Radar Jember - Pendekatan empatik, menjaga kerahasiaan, serta kemampuan mendengarkan aktif menjadi kunci dalam pendampingan siswa bermasalah.

Guru dituntut memahami konsep dasar konseling agar tidak gegabah memberi label maupun solusi instan terhadap persoalan remaja yang kian kompleks.

Dosen Psikologi Unmuh Jember, Anggraeni Swastika Sari, mengatakan, dalam praktik di sekolah, konseling dipahami sebagai proses membantu siswa mengenali dan mengelola masalahnya sendiri.

Prinsip penerimaan tanpa menghakimi dan penciptaan rasa aman penting agar siswa berani membuka diri dan menyampaikan persoalan yang dihadapi.

Selain pemahaman konsep, keterampilan komunikasi dasar juga menjadi perhatian.

Guru perlu menguasai micro skill konseling seperti refleksi perasaan, pertanyaan terbuka, serta respons yang tepat.

“Keterampilan ini dapat diterapkan dalam interaksi sehari-hari, tidak terbatas pada ruang konseling formal,” tuturnya.

Teknik tersebut dinilai efektif untuk melakukan pendampingan awal sekaligus deteksi dini terhadap masalah siswa.

Mulai dari tekanan akademik, konflik keluarga, hingga indikasi perilaku berisiko.

Dengan pendekatan yang tepat, guru dapat mencegah persoalan berkembang menjadi lebih serius.

Pemahaman teori juga diperkuat melalui simulasi konseling.

Baca Juga: Ardi Pujo Prabowo Resmi Pimpin Dekopinda Jember, Fokus Advokasi dan Digitalisasi Koperasi

Guru berlatih menjalankan peran sebagai konselor, konseli, dan pengamat secara bergantian untuk memahami dinamika komunikasi serta kesalahan umum yang kerap terjadi dalam proses pendampingan. (dhi/bud)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#konseling #Unmuh Jember #Keterampilan Guru