BANJARSARI, Radar Jember – Ada satu ruang kelas di SDN Banjarsari 04, Kecamatan Bangsalsari yang terlihat berbeda dengan ruang kelas lainnya.
Ini karena ada satu ruang kelas yang ditempati dua kelas yakni kelas 1 dan kelas 2.
Ini dikarenakan memang kekurangan ruang kelas.
Awalnya ruang kelas di SDN Banjarsari 04 itu memang hanya ada tiga kelas dan satu ruang guru plus ruang kepala sekolah.
SDN Banjarsari 04 Kecamatan Bangsalsari ini memang beda dengan SDN lainnya.
Sekolah lain rata-rata memiliki ruangan kelas yang cukup untuk menampung siswanya. Bahkan ada yang kelebihan ruang kelas karena kekurangan siswanya.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada SDN Banjarsari 04, Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari.
Sekolah yang berada di tengah perkampungan warga itu justru kekurangan ruang kelas. Sehingga pembelajaran kelas 1 dan 2 terpaksa digabung menjadi satu ruangan.
Total jumlah siswa kelas 1 hingga kelas 6 ada 56 siswa.
Dony Eko Nurcahyo, Kepala SDN Banjarsari 04 mengatakan, di sekolah hanya ada tiga ruang kelas dan satu ruangan untuk guru dan kepala sekolah. beberapa kelas itu memang beda ukurannya dengan tiga ruang kelas lainnya.
“Tahun ajaran 2025/2026 kelas 1 ada 7 siswa dan kelas 2 ada 13 siswa,” ucapnya.
Sehingga kelas 1 dan 2 digabung menjadi satu ruang kelas, ruang kelas itu tanpa ada penyekat.
Karena juga kekurangan guru. Sehingga dua kelas yang dijadikan satu ruang kelas itu hanya satu guru yang ngajarnya secara bergantian.
Ketika kelas 2 diberi tugas, guru memberikan pembelajaran pada siswa kelas 1.
Sementara untuk ruang kelas lainnya menggunakan ruang kelas sendiri-sendiri. Tetapi ruang kelas ukurannya tidak sama dengan kelas lainnya.
“Dengan pembelajaran secara digabung itu memang kurang konsentrasi saat gurunya memberikan pembelajaran. Karena memang kondisi, apalagi SDN banjarsari 04 memang kekurangan guru,” pungkas Dony. (jum/nur)
Editor : M. Ainul Budi