Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tangis Haru Warnai Pengumuman SPMB di Jember, Masih Ada Kesempatan di Sekolah Swasta

Jumai RJ • Selasa, 1 Juli 2025 | 14:30 WIB
GUNAKAN BARCODE: Sebagian orang tua dan siswa masih datang ke SMPN 1 Jember, sekalipun barcode dan pengumumannya bisa dilihat di media massa, kemarin.
GUNAKAN BARCODE: Sebagian orang tua dan siswa masih datang ke SMPN 1 Jember, sekalipun barcode dan pengumumannya bisa dilihat di media massa, kemarin.

Radar Jember – Pengumuman hasil seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMPN di lingkungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember dilaksanakan secara serentak pada Senin (30/6/2025) pagi.

Sebagian orang tua bergegas menuju sekolah pilihan utama, agar anak-anak mereka bisa segera didaftarkan ulang.

Namun, tidak semua calon siswa berhasil lolos ke sekolah pilihan pertama mereka.

Seperti yang terlihat di halaman SMPN 1 Jember, suasana haru terlihat saat seorang siswa tidak diterima di sekolah pilihan pertamanya.

Anak tersebut tampak menangis terisak-isak setelah mendapati pengumuman hasil seleksi.

Wajah kecewa tak hanya tampak di raut muka anak-anak yang gagal.

Namun, juga terlihat jelas pada orang tua yang mendampingi mereka.

Keinginan untuk masuk ke sekolah yang sudah lama diimpikan, seolah menjadi kenyataan yang harus dipendam.

Menyikapi kejadian tersebut, banyak orang tua yang langsung memberi pencerahan kepada anak mereka.

Sebab, masih ada kesempatan di sekolah pilihan kedua.

Plt Kepala SMPN 1 Jember Moch Rokhim mengatakan, bagi siswa yang diterima di sekolah pilihan utama, mereka langsung diminta untuk melakukan daftar ulang dengan mengambil formulir yang telah disediakan.

"Bagi yang diterima, kami harap segera melengkapi berkas dan formulir yang ada. Sementara yang belum diterima di sekolah pilihan utama, bisa langsung mengambil berkas untuk melanjutkan pendaftaran ke sekolah pilihan kedua," jelas Rokhim.

Bagi siswa yang diterima di sekolah pilihan utama, formulir yang telah diambil dapat dibawa pulang dan diserahkan pada hari Selasa (1/7/2025) pagi, untuk melengkapi proses daftar ulang.

Hal ini memberikan waktu bagi orang tua untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan tanpa terburu-buru.

Namun, tak semua siswa beruntung diterima di pilihan utama atau kedua.

Bagi mereka yang gagal di tiga sekolah pilihan yang telah diajukan, pilihan terakhir adalah mencari sekolah swasta atau pondok pesantren yang masih membuka pendaftaran.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Tulus Wijayanto menjelaskan, proses seleksi SPMB jalur domisili sudah berlangsung sejak 23 Juni.

Proses seleksi berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni.

“Jalur domisili adalah tahap kedua dan terakhir dari seluruh rangkaian penerimaan siswa baru sekolah negeri. Kami berharap jalur ini bisa memberikan kesempatan yang adil bagi siswa di sekitar lingkungan sekolah,” terangnya.

Tulus menambahkan, dalam seleksi jalur domisili, sistem mempertimbangkan jarak rumah calon siswa dengan sekolah tujuan.

Hal ini bertujuan agar anak-anak di sekitar sekolah bisa mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk diterima.

Pengumuman hasil seleksi tahap kedua ini telah dilaksanakan kemarin, dan proses daftar ulang akan berlangsung hingga Rabu (1/7).

"Kami pastikan, dalam proses daftar ulang ini tidak ada pungutan biaya apa pun di sekolah negeri. Semua gratis sesuai regulasi yang berlaku," tegas Tulus. (dhi/jum)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #spmb #Dispendik Jember