Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Demi Anak, Ibu-Ibu Paling Sibuk Dibanding Para Ayah dalam SPMB di Jember

Jumai RJ • Rabu, 11 Juni 2025 | 15:15 WIB
SIBUK: Ibu-ibu terpantau banyak yang mendampingi putra-putrinya saat mendaftar di sekolah yang dituju, seperti saat SPMB di SMPN 2 Jember, Selasa (10/6). (JUMAI/RADAR JEMBER)
SIBUK: Ibu-ibu terpantau banyak yang mendampingi putra-putrinya saat mendaftar di sekolah yang dituju, seperti saat SPMB di SMPN 2 Jember, Selasa (10/6). (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Setiap tahun ajaran baru, banyak orang tua disibukkan oleh keperluan anaknya yang hendak mendaftar sekolah.

Namun, yang paling tampak sibuk biasanya adalah para ibu.

Hal ini karena banyak ayah yang harus tetap bekerja, sehingga para ibu terpaksa mengambil peran utama dalam mendampingi putra-putrinya.

Seperti yang terlihat dalam SPMB di SMPN 2 Jember, kemarin.

Di lokasi pendaftaran, para ibu tampak mendominasi dibanding para ayah.

Perbandingannya kira-kira tiga banding tujuh, lebih banyak ibu yang mendampingi anaknya.

Bahkan, beberapa ibu terlihat duduk lesehan demi mengisi formulir dan data yang dipersyaratkan oleh sekolah.

“Kalau dulu, siswa yang hendak mendaftar biasanya datang sendiri untuk mendaftar. Tetapi sekarang beda, sang anak tinggal diam, dan orang tuanya yang mengisi data yang harus diisi dengan benar,” kata Sulistyowati, 35, warga Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember.

Perempuan ini datang untuk mengantar anaknya mendaftar.

Ia mengaku suaminya sedang dinas luar kota, sehingga ia harus mendampingi putra sulungnya sendiri.

“Ternyata kalau tidak didampingi suami, juga kerepotan saat mengisi data,”
ucapnya.

Di teras sekolah, beberapa ibu terlihat kebingungan karena ada persyaratan yang tertinggal di rumah.

Baca Juga: Odong-Odong Pengangkut Siswa TK Terguling di Gumukmas Jember, Penumpang Histeris hingga Terlempar

Mereka pun harus meminta anaknya kembali ke rumah untuk mengambil dokumen yang dimaksud.

“Repot kalau sudah urusan dengan anak, Mas, apalagi ini menyangkut masa depan sekolah anak,” ujar seorang ibu rumah tangga yang tinggal tak jauh dari sekolah tersebut.

Para ibu yang berjuang demi masa depan anaknya itu berharap agar hasil terbaik bisa diraih oleh putra-putrinya. (jum/nur)

Baca Juga: Usai Berjuang Melawan Pneumonia, PMI Jember Tutup Usia di Malaysia, Disnaker Jember Kawal Proses Pemulangannya

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #spmb #seleksi penerimaan siswa baru #Dispendik Jember