radar jember - Meningkatnya kasus pemalsuan ijazah di Indonesia membuat masyarakat perlu lebih waspada dan teliti, terutama saat menerima atau memverifikasi dokumen pendidikan seseorang.
Untungnya, saat ini pemerintah telah menyediakan layanan daring (online) untuk mengecek keaslian ijazah secara praktis dan cepat.
Mengapa Keaslian Ijazah Penting?
Ijazah merupakan dokumen resmi yang menunjukkan bahwa seseorang telah menyelesaikan jenjang pendidikan tertentu dan lulus dari program studi yang terakreditasi.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No. 59 Tahun 2018, ijazah bukan sekadar kertas, tetapi bukti sah pengakuan akademik.
Penggunaan ijazah palsu dapat dikenai sanksi pidana hingga lima tahun penjara atau denda sebesar Rp500 juta sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).
Dua Cara Mengecek Keaslian Ijazah: Fisik dan Digital
Ada dua pendekatan yang bisa dilakukan untuk mengecek keaslian ijazah, yaitu secara fisik dan melalui situs resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
1. Pemeriksaan Fisik Ijazah
Secara fisik, ada beberapa ciri yang bisa dikenali dari ijazah asli, antara lain:
- Jenis Kertas Khusus
Ijazah asli dicetak menggunakan kertas khusus yang diproduksi oleh Perum Peruri. Kertas ini bertekstur tebal dan berbeda dari kertas cetak biasa.
- Hologram Permanen
Terdapat hologram yang menyatu dengan kertas dan tidak mudah dihapus atau luntur. Ini adalah salah satu fitur keamanan utama.
- Nomor Seri Khusus dan Nomor Ijazah Jelas
Setiap ijazah memiliki nomor seri unik yang hanya bisa dikeluarkan oleh institusi pendidikan yang bersangkutan. Nomor ini dibutuhkan dalam berbagai proses administratif, termasuk saat mendaftar CPNS.
2. Verifikasi Online Ijazah Melalui Dua Platform Resmi
Untuk memastikan keaslian ijazah lulusan perguruan tinggi, masyarakat bisa memanfaatkan dua situs resmi berikut:
a. Sistem Verifikasi Ijazah Lulusan (SIVIL)
- Akses laman: https://ijazah.kemdikbud.go.id
- Masukkan data seperti nama perguruan tinggi, nomor ijazah, dan kode verifikasi.
- Jika ijazah valid, sistem akan menampilkan detail informasi lulusan. Bila tidak ditemukan, akan muncul notifikasi “Data Tidak Ditemukan.”
Catatan: Data di SIVIL tersedia untuk mahasiswa yang terdaftar mulai tahun ajaran 2003/2004 ke atas.
b. Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)
- Akses laman: https://pddikti.kemdikbud.go.id
- Masukkan nama mahasiswa atau Nomor Induk Mahasiswa (NIM), serta nama program studi dan perguruan tinggi.
- Hasil pencarian akan menunjukkan status mahasiswa, termasuk apakah sudah lulus atau tidak.
Pentingnya Pemeriksaan Ijazah di Era Digital
Dengan kemudahan akses informasi di era digital, masyarakat tidak lagi perlu ragu atau bingung dalam memastikan keaslian dokumen akademik.
Baik itu untuk keperluan kerja, pendaftaran kuliah lanjutan, hingga seleksi ASN, verifikasi ijazah kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit.
Langkah-langkah sederhana ini bisa menjadi tameng dari tindak penipuan dan menjamin integritas dalam dunia pendidikan dan ketenagakerjaan.
Pastikan selalu untuk melakukan pengecekan, karena keaslian ijazah bukan hanya menyangkut kredibilitas pribadi, tetapi juga kepercayaan publik.
Editor : M. Ainul Budi