Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UTBK SNBT 2025 Bikin Kaget! Penalaran Matematika Jadi Sorotan Peserta

M. Ainul Budi • Kamis, 24 April 2025 | 20:51 WIB
UTBK 2025 Makin Dekat: Yuk, Latihan Soal TPS Sekarang!
UTBK 2025 Makin Dekat: Yuk, Latihan Soal TPS Sekarang!

radar jember - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah menyiapkan sejumlah soal UTBK SNBT 2025. 

Ini berarti bahwa soal tidak akan sama dari hari pertama hingga hari terakhir seleksi.
Prof. Eduart Wolok, selaku Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). 

Bagaimana pendapat para peserta tentang pertanyaan UTBK SNBT 2025?
Peserta UTBK SNBT 2025 juga akan menjalani Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. 

Materi penalaran matematika, yang dianggap sebagai “raja terakhir”, memiliki 20 soal matematika yang harus diselesaikan dalam waktu 37,5 menit.

Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah menyebarluaskan semua konten yang akan diujikan.  

Bilangan, geometri, pengukuran, ketidakpastian, dan aljabar.

4 contoh soal UTBK SNBT materi penalaran matematika berikut menggabungkan semua materi tersebut.

Informasi berikut untuk soal nomor 1 dan 2.

Untuk mengatasi kelangkaan hand sanitizer, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merilis sebuah panduan tentang cara membuat hand sanitizer untuk produksi rumahan yang dapat kita ikuti. Bahan-bahannya dalam dibeli secara umum dan tersedia di apotek atau toko bahan kimia. Bahan yang diperlukan untuk membuat biasanya tersedia dalam ukuran masing-masing 1 liter.

Resep 1:
Hand sanitizer dengan bahan Ethanol 96%

(1) Ethanol 96% sebanyak 833 ml
(2) Gliserin 98% sebanyak 14,5 ml
(3) Hidrogen peroksida 3% sebanyak 41,7 ml
(4) Air suling steril (distilasi) atau air minum yang direbus ditambahkan hingga larutan mencapai 1 liter

Resep 2:
Hand sanitizer dengan bahan isopropil alkohol 99,8%

(1) Isopropil alkohol 99,8% sebanyak 751,5 ml
(2) Gliserin 98% sebanyak 14,5 ml
(3) Hidrogen peroksida 3% sebanyak 41,7 ml
(4) Air suling atau air minum yang direbus ditambahkan hingga larutan mencapai 1 liter

1. Jika akan membuat hand sanitizer dengan resep 2, maka air suling yang ditambahkan sebanyak.....

A. 99,8 ml
B. 110,8 ml
C. 120 ml
D. 124,8 ml
E. 192,3 ml

Jawaban: E. 192,3 ml
Pembahasan: Untuk membuat larutan hand sanitizer dengan resep 2, maka kebutuhan air suling atau air minumnya adalah:

1.000 ml - 751,5 ml - 14,5 ml - 41,7 ml = 192,3 ml

2. Jika di rumah terdapat 9000 mL etanol 96%, 400 mL hidrogen peroksida 3%, dan 90 mL gliserin 98%, maka banyaknya larutan hand sanitizer yang dapat dibuat dengan menggunakan resep 1 adalah..... L

Jawaban: 6
Pembahasan:
Untuk setiap 1 L hand sanitizer resep 1:

Ethanol -> 9.000 ml/833 ml = 10 larutan
Hidrogen peroksida 3% -> 400 ml/41,7 ml = 9 larutan
Gliseril 98% => 90 ml/14,5 ml = 6,2 ml = 6 larutan

Sehingga, banyak hand sanitizer yang dapat dibuat adalah 6 liter.

3. Suatu bak penampungan air berbentuk kerucut terbalik berisi air dengan volume 1 liter. Jika bak penampungan ditambahkan air sebanyak 331 mililiter, maka perbandingan antara ketinggian air di dalam bak penampungan mula-mula dan setelah ditambahkan air adalah.....

A. 10:11
B. 11:13
C. 331:1000
D. 1000:1331
E. 669:331

Jawaban: A. 10:11
Pembahasan:
Volume air mula-mula = 1 liter = 1.000 ml
Ditambahkan air sebanyak 331 mililiter, sehingga menjadi 1,331 milliliter

Perbandingan panjang jari-jari kerucut kecil dengan kerucut besar bisa dicari dengan konsep kesebangunan, yaitu:

R/r = t/y .... (i)

Dari perbandingan volume air mula-mula dengan volume setelah ditambahkan air adalah: Dari perbandingan volume air mula-mula dengan volume setelah ditambahkan air adalah:

1/3 π x R^2 x t / 1.3 π x r^2 x y = 1.000/1.331
= R^2/r^2 x t/y = 1.000/1.331

Dengan menyubsitusikan persamaan (1) maka diperoleh:

t^2/y^2 x t/y = 1.000/1.331
t^3/y^3 = 1.000/1.331 -> 3√1000 / 3√1.331 = 10/11 = 10:11

4. Pak Tani memiliki 500 ekor ayam yang terdiri dari ayam pedaging dan ayam petelur. Sebagian ayam berwarna merah dan sebagian lagi berwarna putih. Banyak ayam petelur dan berwarna merah adalah 100 ekor. Jika diambil satu ekor secara acak, maka peluang untuk mendapatkan ayam pedaging adalah sama dengan peluang untuk mendapatkan ayam berwarna putih, yaitu sebesar 3/5. Banyaknya ayam pedaging berwarna merah adalah.....

A. 215
B. 174
C. 150
D. 100
E. 75

Jawaban: D. 100
Pembahasan:
Banyak ayam seluruhnya = 500 ekor, yang terdiri dari:

- Pedaging (D) ; petelur (T)
- Warna merah (M) ; warna putih (P)

Ayam petelur merah (TM) = 100 ekor
Dari jumlah ayam seluruhnya, maka ditemukan:
DM + DP + TM + TP = 500
DM + DP + 100 + TP = 500
DM + DP + TP = 500 - 400 = 100

Dari informasi peluang ayam pedaging yang sama dengan peluang ayam berwarna putih yaitu 3/5, maka:

DM + DP / 500 = DP + TP / 500 = 3/5

Sehingga,
DM + DP = 300 -> DP = 300 - DM ..... (i)
DP + TP = 300 -> DP = 300 - TP ...... (ii)

Dari persamaan (i) dan (ii) diperoleh kesimpulan bahwa TP = DM

Maka, dari persamaan:

DM + DP + TP = 400
DM + 300 - DM + DM = 400
DM = 400-300
DM = 100

Jadi, banyaknya ayam pedaging merah adalah 100 ekor.

Inilah 4 contoh pertanyaan Penalaran Matematika UTBK SNBT 2025. Apa pendapatmu, mudah atau susah?

Editor : M. Ainul Budi
#UTBK SNBT 2025 #snpmb #tes UTBK