Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Mengenal Siswa Berprestasi Jember Ini, Komikus Majalah Anak Nasional

Radar Digital • Kamis, 22 Februari 2024 | 23:21 WIB
KREATIF: Malika Najla Raniah Armawan, komikus cilik yang merupakan siswi SDN Gebang 01.(YULIO/RADAR JEMBER)
KREATIF: Malika Najla Raniah Armawan, komikus cilik yang merupakan siswi SDN Gebang 01.(YULIO/RADAR JEMBER)

KOMIKUS cilik ini masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar. Karya komiknya rutin terbit di sebuah majalah anak nasional, Cimu Ciku.

Bahkan, Malika Najla Raniah Armawan, 11, juga menjadi redaktur komik di dalamnya.

Malika adalah siswa SDN Gebang 01 yang memulai jejak komikusnya dari kegemarannya menggambar.

Arahan dari Wahyu Budi Lukitasari, yang saat itu menjadi kepala sekolah, sangat berperan dalam menemukan bakatnya.

Sang ibu kemudian sepakat dan ikut menuntunnya.

Anak yang tinggal di Jalan Cempaka 13 Kelurahan Gebang Tengah, Kelurahan Gebang, itu mengaku suka bermain-main dengan imajinasinya dan menuangkannya dalam gambar.

Sebagian besar karya komiknya juga berasal dari hasil observasi pada lingkungan terdekatnya.

Saat ini pun dia tengah bersiap mengikuti lomba melukis di tingkat kabupaten mewakili sekolah.

Malika menyukai IPA. Rata-rata, komiknya tak jauh dari sains, seperti hewan dan alam.

Dia akan membuat sketsa sederhana di atas kertas, lalu menyelesaikannya pada sebuah aplikasi.

"Belajar sains lewat komik, menyenangkan," ucap anak yang kerap menjuarai lomba gambar dan sains itu.

Narasi yang dituangkan dalam gambar komiknya sangat rapi bagi anak seusianya. Dari tulisannya, tampak bahwa Malika adalah anak yang suka membaca.

Humor kecil juga dimainkan.

Tak hanya anak-anak yang akan tergelitik, orang dewasa pun pasti akan merasakan hal yang sama. "Suatu saat nanti aku ingin membuat komik berseri," ungkap gadis yang juga bercita-cita menjadi ilustrator itu.

Sementara itu, ibunya, Winda Dian Retnaning, menuturkan bahwa Malika memiliki kemauan sendiri dalam menggambar dan menentukan pilihannya sebagai komikus.

Saat kelas empat, putri sulungnya itu diikutkan kelas komik secara daring selama dua minggu, yang berpusat di Jakarta.

Setelah itu, Malika terseleksi dari 65 anak se-Indonesia menjadi bagian redaksi Cimu Ciku yang berada di Kediri.

"Saya pahamnya dari tes sidik jari pada saat PAUD, dia punya kecerdasan visual. Anaknya memang aktif, tapi saat dikasih media gambar dia diam dan sibuk menggambar," beber Winda. (sil/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #siswa